Warga yang ke Bontang Bakal Diisolasi, Wali Kota: Itu Hoaks

Dianggap Meresahkan Warga, Neni Minta Informasinya Segera Dihapus

INTREN.ID, BONTANG – Kabar bohong alias hoaks kembali menyerang Bontang. Sebuah pesan yang menyebar di aplikasi chat WhatsApp (WA) menyatakan semua warga yang menuju ke Bontang bakal diisolasi untuk mencegah penyebaran virus corona baru (Covid-19). Berikut bunyi pesannya:

Info untuk teman-teman yang mau bepergian dari Samarinda ke Bontang, tepat di simpang Sangatta sebelum pertigaan menuju Bontang, ada screening crew yang siap mengalokasikan semua warga yang melintas menuju Bontang untuk diarak ke rusunawa Guntung untuk menjalai proses isolasi,” bunyi pesan itu.

Jadi, singkatnya, sesuai protokol tidak ada warga dari luar kota Bontang yang lepas dari proses screening dan sudah pasti akan langsung dibawa menuju lokasi isolasi. Proses isolasi dilakukan demi stabilisasi dan sterilisasi wilayah kota Bontang. Hal tersebut dijalankan demi keselamatan bersama.

Inti dari pesan tersebut menyatakan bahwa terdapat screening crew di Simpang Sangatta yang siang mengadang warga yang hendak menuju Bontang. Warga yang melintas menuju Bontang akan diarak, untuk kemudian diisolasi di Rusunawa Guntung.

Pesan tersebut lantas dikonfirmasikan langsung ke Wali Kota Bontang Neni Moerniani. Terkejut, Neni langsung menegaskan bila pesan tersebut tidak benar alias hoaks.

“SOP (Standar Operating Prosedur, Red.) tidak seperti ini. Ini jelas hoaks meresahkan warga,” tulis Neni mengonfirmasi.

Orang nomor satu di Kota Taman itu lantas meminta pesan tersebut segera dihapus agar tidak meresahkan. Neni menjelaskan, SOP yang sebenarnya terkait penanganan corona yaitu warga yang baru datang dari luar kota melapor ke Call Center. Adapun hingga Jumat (27/3/2020), sudah ada satu warga Bontang yang positif tertular Corona. (***)

Reporter: Bambang

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.