Warga Samarinda Diminta Tidak Melewati Pasar Segiri pada 5 Agustus, Ada Apa?

INTREN.ID, SAMARINDA – Pada Rabu (5/8/2020) lusa masyarakat Samarinda diminta tidak melewati Pasar Segiri. Pasalnya tahapan lanjutan penertiban bangunan di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) segmen Pasar Segiri yang sempat terhenti bakal kembali dilanjutkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, untuk mendukung kelancaran penertiban tersebut, warga diminta tidak melintas di akses jalan Pasar Segiri. Kata dia, menjelang penertiban tepatnya 5 Agustus mendatang masih banyak bangunan yang belum dibongkar.

Dalam hal ini Pemkot Samarinda menunjukan keseriusannya untuk menata lokasi tersebut. Bangunan yang telah selesai administrasi, sudah dicairkan dana kerohimannya oleh Pemkot Samarinda.

“Nanti bangunan yang telah kami ganti rugi dibongkar terlebih dahulu. Semuanya sampai batas-batas yang sudah ditentukan,” beber Sugeng.

Dia menyatakan bakal terus berkoordinasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda. Lantaran pembongkaran kali ini bersamaan pandemi virus corona baru (Covid-19), nantinya tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. Sambung Sugeng, jalan di sekitar segmen Pasar Segiri nanti juga akan ditutup sementara.

“Kami juga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Saya imbau masyarakat pada saat pembongkaran tidak melalui Jl Pahlawan menuju Jl Dr Sutomo, begitu juga sebaliknya dari Jl Dr Sutomo mengarah Jl Pahlawan. Karena nantinya kami fokuskan untuk akses keluar masuk mobilisasi petugas yang tergabung dalam pembongkaran,” tandasnya. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.