Waduh, 40 Ribu Lebih Orang di Indonesia Sudah Tertular Corona

INTREN.ID, JAKARTA – Jumlah pasien pengidap virus corona baru (Covid-19) di Indonesia makin masif. Malahan jumlahnya sudah menembus 40 ribu pasien positif.

Sebagaimana dicatat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa (16/6/2020). Terjadi penambahan 1.106 kasus baru positif Covid-19, sehingga totalnya menjadi 40.400 pasien.

“Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 15.703 setelah ada penambahan sebanyak 580 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 2.231 dengan penambahan 33,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Diterangkan, angka tersebut tidak tersebar merata di seluruh Indonesia. Tetapi terdapat beberapa wilayah yang memiliki kasus penambahan dengan jumlah tinggi. Di satu sisi terdapat pula beberapa yang tidak sama sekali melaporkan adanya penambahan kasus positif.

“Kalau kita rinci, kasus positif, masih didominasi penambahan pada beberapa provinsi, di antaranya Jawa Timur, hari ini melaporkan 245 kasus baru, dan 71 sembuh,” jelas Yuri.

- ADVERTISEMENT -

Data saat ini menunjukkan DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif yaitu 9.222 orang. Diikuti Jawa Timur 8.308, Sulawesi Selatan 3.116, Jawa Barat 2.662 dan Jawa Tengah 2.231.

Sementara itu Dokter Reisa Broto Asmoro menerangkan, ilmuwan dari LBM Eijkman telah memetakan beberapa whole genome sequence (WGS) atau merinci identitas virus dari pasien yang ada di Indonesia. Data ini bermanfaat untuk mengetahui epidemiologi virus, pengembangan vaksin dan juga obat antivirus.

“Dengan mengetahui virus yang beredar, kita juga bisa mendesain vaksin sesuai dengan yang ada di Indonesia. Maka dari itu, penting sekali mengetahui status kesehatan kita. Apakah kita positif atau negatif Covid-19. Apabila positif, maka penyembuhan dapat dilakukan,” ungkap Reisa.

Dia mengingatkan bahwa lebih dari 15 ribu orang telah sembuh dari Covid-19. Jika negatif, maka kita harus makin waspada melindungi diri dari penularan virus Covid-19 oleh orang lain. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.