Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas Narkotika Samarinda Terjadi Dua Kali dalam Sehari, Safaruddin: Keamanan Harus Diperketat

INTREN.ID, SAMARINDA – Upaya penyelundupan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) berjenis sabu-sabu dilakukan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Samarinda, Sabtu (13/11/2022). Dalam sehari terjadi dua kasus. Total barang bukti seberat 99 gram berhasil diamankan.

Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Irjen Pol (Purn) Drs H Safaruddin menyoroti kejadian tersebut. Apalagi upaya penyelundupan itu terjadi dua kali di hari yang sama dengan modus operandi sama, yakni melalui penitipan makanan dengan cara diselipkan di sepatu futsal dan Tupperware.

“Kita apresiasi upaya petugas dalam mencegah terjadinya penyulundupan narkoba ke dalam Lapas Narkotika. Kejadian ini menunjukkan bahwa para bandar maupun pengedar berusaha melakukan segala cara untuk mengirimkan narkoba ke dalam lapas,” kata anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu menegaskan, perang melawan narkoba tidak boleh berhenti. Upaya penindakan dan pencegahan harus berjalan beriringan untuk memberantas peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya. Tidak menutup kemungkinan upaya penyelundupan akan kembali dilakukan.

“Keamanan harus diperketat. Pemeriksaan dan razia harus diintensifkan untuk mencegah masuknya narkoba ke lapas. Sinergi dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) maupun kepolisian juga harus ditingkatkan. Karena, melawan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama,” tegas Kapolda Kaltim 2015-2018 itu. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.