Upah Minimum Tahun Depan Bakalan Naik, Berharap Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing

INTREN.ID, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memberi sinyal akan adanya kenaikan upah minimum tahun depan. Hal itu seiring terjadinya masa pemulihan akibat dampak pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI Jamsos) Kemenaker, Indah Putri Anggoro mengatakan, kenaikan ini merupakan langkah maju. Namun, terkait berapa kenaikannya, dia belum merinci.

“Pada prinsipnya, penetapan upah bertujuan mewujudkan sistem pengupahan yang berkeadilan bagi seluruh pihak. Tujuan lain, mencapai kesejahteraan pekerja dengan tetap memperhatikan kemampuan perusahaan dan kondisi perekonomian nasional. Jadi, tak hanya berpikir kesejahteraan pekerja atau buruh, tapi juga berpikir atau memperhatikan kemampuan perusahaan,” katanya.

Pemerintah berharap, dengan kebijakan itu, kelangsungan bekerja terjaga dan mendorong perekonomian nasional. Indah berharap, semua pihak tidak hanya berkutat pada upah minimum, melainkan juga mendorong perjuangan upah berdasar struktur dan skala upah sebagai wujud produktivitas. Sehingga ketika produktivitas naik, daya saing akan meningkat.

“Terkait dengan penetapan upah minimum 2022, kami sudah berdialog dengan berbagai pihak. Di antaranya Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) dan Badan Pekerja Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional (Tripnas) pada 21–22 Oktober lalu,” katanya.

Dialog tersebut, sambung dia, merupakan persiapan dan penyamaan pandangan, khususnya mengenai mekanisme penetapan upah minimum, sejalan dengan berlakunya Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) 36/2021 tentang Pengupahan.

Indah mengungkapkan, dalam pertemuan itu dibahas hal-hal strategis yang perlu disiapkan untuk penetapan upah minimum dan isu-isu yang berkembang. Depenas dan LKS Tripnas juga diklaim sepakat untuk mendorong penetapan upah minimum yang sesuai dengan ketentuan PP 36/2021.

“Bagi yang tidak puas bisa menggunakan mekanisme gugatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutupnya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.