Unjuk Rasa ke Kantor Wali Kota dan DPRD Batam, Ini Tuntutan Warga Batu Merah

INTREN.ID, BATAM – Ratusan warga Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Wali Kota Batam dan DPRD Kota Batam, pada Rabu (12/8/2020). Dalam aksi itu mereka menyampaikan beberapa tuntutan.

Berbagai tulisan dibawa masa demo tersebut, seperti “Masyarakat sudah muak, kampung tua selalu dipolitisasi”, “RT/RW seperti koperasi keliling” hingga spanduk yang bertuliskan “Pemko Batam seperti Belanda Mental Penjajah”.

Dalam demo yang dikoordinatori oleh Simeon Senang menyampaikan beberapa hal. Yang utama adalah menyelesaikan permasalahan status kepemilikan lahan di Kelurahan Batu Merah yang dihuni lebih kurang 4.500 orang. Yang berada di 20-an RT, yang hingga saat ini belum jelas statusnya kepemilikannya.

Menurutnya, sejak beberapa tahun lalu orang yang mengaku tuan tanah, dan menghimpun dana ganti rugi dari masyarakat, sebanyak 1,5 juta per keluarga. Meskipun permintaan itu dituruti, tuan tanah tetap tidak bisa menunjukkan kuitansi atau surat legalitasnya.

“Menurut tuan tanah, uang tersebut untuk pelepasan hak. Tetapi, dasar pelepasan hak itu apa, sementara pemilik lahan itu sendiri hanya memegang surat keterangan dari kepala desa saja dan itu tidak memiliki kekuatan hukum,” ucap Simeon.

“Ketika Kepres nomor 41 tahun 1973 yang diterbitkan oleh Presiden Indonesia pada saat itu bahwa hak pengelolaan lahan diambil alih oleh BP Batam,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RT 12, RW 3 Kelurahan Batu Merah Martin mengatakan, pada 2019 lalu Wali Kota Batam Muhammad Rudi, sempat datang ke Batu Merah. Di situ disampaikannya bahwa Batu Merah sudah termasuk kampung tua dan sudah disetujui oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Oleh karena itu saat ini kami menuntut Wali Kota Batam Muhammad Rudi untuk menyelesaikan persoalan lahan kami,” ucapnya.

Pihaknya juga sudah memberikan surat kepada DPRD Kota Batam untuk menyelesaikan masalah ini dengan melakukan rapat dengar pendapat (RDP). Namun belum ada tindak lanjutnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang menemui massa langsung mengatakan akan segera memanggil Camat Batu Ampar, Lurah Batu Merah serta perangkat RT setempat untuk membicarakan hal tersebut. “Kita cari solusinya, sore ini juga akan kita bicarakan. Saya minta semua bersabar,” tegasnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.