Tunjukkan Gejala Corona, Dua Petugas Medis Bontang Jadi ODP

Hasil Laporan PSC, Pemkot Bontang Monitor 5.923 orang

INTREN.ID, BONTANG – Empat petugas medis yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes) Bontang menambah daftar pengawasan tim gugus percepatan Covid-19 Bontang. Dua orang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) sementara dua lainnya ditetapkan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjelaskan, untuk kasus ODP, satu orang merupakan petugas di faskes. Setelah dilakukan rapid test, hasilnya positif. Yang bersangkutan juga memiliki gejala. Sehingga saat ini dirawat di RSUD Taman Husada.

Sedangkan satunya lagi merupakan penjaringan kasus di faskes. Dari hasil rapid tes ditetapkan positif dan saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bontang.

Adapun untuk kasus OTG, lanjut Neni, terdapat penambahan 3 orang. Dua di antaranya petugas kesehatan dan satunya orang yang memiliki riwayat kontak dengan pelaku perjalanan.

Kedua petugas kesehatan tersebut dinyatakan reaktif positif Covid-19 berdasarkan rapid test. Saat ini salah satunya dikarantina di Hotel Grand Mutiara dan satunya melakukan isolasi mandiri.

- ADVERTISEMENT -

“Satu orang lagi tidak memiliki riwayat perjalanan, namun memiliki riwayat kontak dengan pelaku perjalanan. Yang bersangkutan reaktif positif berdasarkan rapid test,” tuturnya.

Hingga 28 April 2020 kemarin, terjadi penambahan 42 orang berstatus monitoring berdasarkan hasil laporan ke Public Service Center (PSC). Sehingga totalnya saat ini sebanyak 5.923 orang.

Dari jumlah tersebut, 4.709 orang dinyatakan telah selesai pemantauan. Sehingga saat ini masih ada 1.214 orang yang masi dipantau.

Adapun untuk kasus konfirmasi Covid-19, masih sama dengan sebelumnya dan belum ada penambahan. Yakni sebanyak 9 kasus, 8 di antaranya masih dirawat di RSUD Taman Husada dan 1 dinyatakan sembuh. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.