Tinjau PSBB Transisi DKI Jakarta, Anies: Alhamdulillah 100% Pakai Masker

INTREN.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di berbagai kawasan ibu kota, Senin (8/6/2020) pagi. Dalam masa PSBB Transisi ini, Anies menyatakan beberapa sektor sudah bisa mulai beraktivitas, salah satunya adalah kegiatan perkantoran.

- ADVERTISEMENT -

“Pada PSBB Transisi kita tetap harus menaati seluruh protokol kesehatan Covid-19. Seperti menggunakan masker harus sepanjang waktu di mana saja dan kapan saja. Dan Alhamdulillah, pada pantauan tadi kami lihat para penumpang yang menggunakan kendaraan umum, 100% menggunakan masker,” ungkap Anies.

Menurut dia, pagi ini jumlah penumpang kendaraan umum masih amat rendah, relatif tidak padat. Diakui Anies memang ada antrean pada halte transit. Hal ini perlu terus dievaluasi dan diperbaiki mekanisme antreannya.

“Sementara lalu lintas nampak lebih padat karena lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi,” sebut pria yang pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI itu.

Mengenai Ganjil-Genap, Anies menyatakan sejak 15 Maret di Jakarta ditiadakan. Tujuannya supaya potensi penularan di kendaraan umum bisa dikurangi. Peniadaan Ganjil-Genap itu belum berubah sampai sekarang. Dalam Pergub 51/2020, Ganjil-Genap bisa diberlakukan kembali bila dalam masa transisi ini ada lonjakan kasus Covid-19.

“Jadi selama belum ada kondisi yang mengharuskan pengendalian jumlah penduduk di luar dan selama belum ada Surat Keputusan Gubernur, maka tetap tidak ada Ganjil-Genap,” terangnya.

Adapun untuk mengurangi kepadatan selama PSBB Transisi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan aturan kapasitas kantor 50% dan dua gelombang (sif) jam kerja karyawan. Hal ini berlaku kepada seluruh kantor di DKI Jakarta.

“Satpol PP akan memeriksa. Tetapi pengaturannya diserahkan pada tiap-tiap kantor. Yang penting harus dibagi dua atau lebih sif supaya tidak menumpuk ketika berangkat dan pulang kerja,” tegas Anies. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.