Tidak Terbuka ke Petugas Jadi Hambatan Tracing Contact Corona

INTREN.ID, BONTANG – Tracing contact terhadap kasus BTG 16 terus dilakukan tim Gugus Covid-19 Bontang. Namun demikian dalam pelaksanaannya di lapangan, proses tracing contact tidak semudah yang dibayangkan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, dr Bahauddin.

“Kesulitan dalam melakukan tracing contact adalah minimnya informasi dari kasus akibat lupa atau tidak terbuka kepada petugas,” ujarnya, Ahad (21/6/2020) lalu.

Bahauddin memaparkan, ketika ada kasus konfirmasi positif, petugas akan berusaha menemukan mereka yang melakukan kontak erat dengan pasien. Di antaranya mereka yang melakukan kontak fisik atau berada dalam satu ruangan dan orang yang bepergian bersama.

“Termasuk petugas kesehatan yang memeriksa, merawat, mengantar dan membersihkan ruangan di tempat perawatan kasus tanpa APD (alat pelindung diri, Red.) lengkap,” jelasnya.

- ADVERTISEMENT -

Per Senin (22/6/2020) hari ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 kembali mendapatkan 9 orang yang telah melakukan kontak erat. Setelah sebelumnya empat orang keluarga dan 45 rekan kerjanya juga berhasil di-tracing. Kini semuanya berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan dikarantina. Proses tracing contact pun masih akan terus dilakukan.

“Ketika ada kasus terkonfirmasi positif, maka petugas surveilans akan kembali mengolah data yang ada. Mencari data tambahan, mempelajari bagaimana karateristik kasus, gejala klinis dan perjalanan penyakit. Melakukan identifikasi faktor risiko, identifikasi kemungkinan kasus tambahan, kemudian menganalisis semua data sehingga bisa memberikan rekomendasi upaya penanganan selanjutnya,” pungkasnya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.