- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

The Citizens Keok 0-1 Lawan Southampton, Ini Pembelaan Pep Guardiola

INTREN.ID – Manchester City menelan kekalahan 0-1 dalam laga tandang ke Southampton, Senin (6/7/2020). Menariknya arsitek The Citizens, Pep Guardiola malah menyalahkan tim tuan rumah atas kekalahan di laga lanjutan Liga Inggris tersebut.

Kekalahan tersebut kata dia lantaran strategi sepak bola negatif yang dipraktikkan Southampton. Malahan Guardiola mengklaim anak asuhnya bermain lebih baik dalam pertandingan tersebut.

Guardiola menganggap Southampton bermain begitu defensif. Sampai-sampai ada 10 dari 11 pemain tuan rumah yang berjaga di kotak penalti. Sementara Raheem Sterling dan kawan-kawan sudah menunjukkan karakter dan sikap yang tepat lantaran terus berjuang hingga detik akhir pertandingan.

“Kami bermain sangat baik dengan karakter dan kemauan menang hingga akhir. Tetapi dengan sepuluh pemain Southampton di area penaltinya sendiri, itu sulit,” ungkap Guardiola.

Ucapan pelatih asal Spanyol itu cukup beralasan. Pasalnya striker terbaik Southampton, Danny Ings sampai turun membantu lini pertahanan timnya. Dia bahkan melakukan satu sapuan krusial untuk menghalau tembakan Raheem Sterling di muka gawang tuan rumah.

- ADVERTISEMENT -

Pernyataan Guardiola terkait permainan terbaik timnya juga masuk akal. Mengingat statistik pertandingan menunjukkan para pemain The Citizens mengendalikan 74 persen penguasaan bola sepanjang permainan. Serta melepaskan tak kurang dari 25 percobaan tembakan. Enam diantaranya mengarah ke gawang. Ironisnya tidak ada satu pun yang berbuah gol.

Di sisi lain, praktis Southampton cuma mengendalikan 26 persen penguasaan bola. Meski demikian tim yang dtilatih Ralph Hasenhuttl itu mampu melepaskan tujuh tembakan, empat di antaranya mengarah ke gawang Ederson Moraes.

Penampilan Ederson sendiri turut dikritisi Guardiola. Dia menyesalkan kesalahan fatal Ederson hingga membuat tim lawan unggul. Malahan Guardiola menyatakan hasil buruk yang didapatkan Manchester City tak terlepas dari blunder sang kiper.

“Pertandingan ini layaknya skenario yang sering terjadi musim ini. Satu kesalahan dan lawan menghukum kami. Sesudahnya kami menciptakan banyak peluang. Namun sebagaimana saya katakan, mereka punya sepuluh pemain yang berdiri menghadang bola,” bebernya.

Meski kalah, namun bagi Manchester City hasil ini tak lagi menentukan lantaran Liverpool sudah dipastikan juara Liga Inggris musim ini. Namun kemenangan ini membuat Southampton merangkak naik ke posisi 13 klasemen sementara menjauhi zona degradasi. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.