Terus Menanjak, Kasus Positif Corona Tembus 13 Ribu Pasien

Alat PCR dan Tes Cepat Indonesia Masih Tahap Uji Validasi

INTREN.ID, JAKARTA – Penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda menurun. Malahan jumlah yang terinfeksi virus asal Wuhan, Tiongkok ini per Jumat (8/5/2020) sudah menembus angka 13 ribu orang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat terjadi penambahan 336 kasus. Sehingga jumlah terkonfirmasi positif menjadi 13.112 pasien.

Penambahan juga terjadi pada angka kematian. Yaitu menjadi 943 orang, setelah ada penambahan 13 orang meninggal dunia.

Meski kian bertambah, namun jumlah pasien yang sembuh juga terus meningkat. Sebagaimana diungkapkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

“Kasus sembuh bertambah 113 orang sehingga total menjadi 2.494 orang,” tuturnya.

Kasus sembuh tersebut sebarannya yaitu 745 di DKI Jakarta, 251 orang di Sulawesi Selatan, 215 orang di Jawa Timur, 195 orang di Bali, 184 orang di Jawa Barat, dan wilayah lain.

“Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis,” jelas Yurianto.

Sementara itu Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, perangkat tes cepat berbasis peptida sintesis dan alat polymerase chain reaction (PCR) untuk deteksi Covid-19 di Indonesia masih dalam tahap uji validasi di Kementerian Kesehatan.

Saat ini, telah diproduksi 10 ribu perangkat tes cepat berbasis peptida sintesis yang sedang dalam proses uji validasi. Diharapkan, pada akhir Mei 2020 sudah bisa memproduksi 50 ribu perangkat tersebut untuk diedarkan.

“Dengan catatan uji validasi telah selesai,” kata Bambang.

Sementara, perangkat PCR sudah diproduksi 10 boks. Masing-masing boks berisi 25 unit PCR.
“Jika uji validasi segera selesai, diharapkan pada akhir Mei atau di Juni 2020, sudah bisa memproduksi puluhan ribu untuk perangkat uji PCR,” tegasnya. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.