#TenggelamkanGerindra Jadi Trending, Begini Penjelasan Petinggi Partai

INTREN.ID, JAKARTA – Baru-baru ini, muncul tanda pagar atau hastag #TenggelamkanGerindra di jagat dunia maya. Musababnya adalah pernyataan wakil ketua DPP Gerindra, Arief Poyuono yang menyebut, isu Partai Komunis Indonesia (PKI) diembuskan oleh “kadrun”.

Diketahui Kadrun merupakan kepanjangan dari Kadal Gurun. Kadrun diduga digunakan pendukung garis keras Presiden Joko Widodo (Jokowi). Istilah ini diindetikkan dengan keturunan Arab atau yang berpakaian kearab-araban. Biasanya digunakan untuk para pengritik Jokowi dan partai oposisi.

Dalam sebuah wawancara di YouTube, Poyuono menyampaikan pandangannya soal isu kebangkitan PKI. “Yang pasti ini adalah kadrun, kadrun-kadrun ya yang pasti. Yang kedua mungkin orang-orang yang tidak menginginkan adanya perdamaian di Indonesia, selalu ingin mengacau yang selalu ingin mendiskreditkan pemerintah yang sah dan konstitusional dengan isu-isu PKI,” sebut Poyuono.

Gegara itu, netizen ramai-ramai membuat tagar #TenggelamkanGerindra. Bahkan hingga Rabu (17/6/2020) pukul 13.13 WIB, tagar itu sudah ditulis 9.177 kali.

Sontak saja kejadian itu membuat partai besutan Prabowo Subianto bereaksi. Juru bicara Gerindra, Habiburokhman menegaskan bahwa pernyataan Poyuono tidak mewakili partai.

- ADVERTISEMENT -

“Sebagai Jubir Partai Gerindra saya tegaskan bahwa pernyataan dr Arief Poyuono tidak mewakili Partai Gerindra, apapun dia bilang jangan kaitkan dengan kami,” tulis Habiburokhman di akun Twitter-nya.

“Saya seh ingatkan Arief Poyuono bahwa garis partai jelas anti PKI dan kita sangat waspada terhadap kebangkitan PKI,” sambung Habiburokhman. (***)

 

Editor: Guntur Marchista Sunan

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.