Tempat Perbelanjaan dan Kafe “Bandel” Bakal Diberi Sanksi

INTREN.ID, BONTANG – Tempat perbelanjaan dan café-cafe yang ada di Bontang saat ini dinilai banyak yang tidak mengimplementasikan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Kadiskes Bontang, dr Bahauddin.

Dia menuturkan, untuk mencegah hal tersebut terus terjadi, tim gugus Covid-19 akan terus melakukan sosialisasi dan memperbanyak imbauan di tempat-tempat keramaian. Bahkan juga akan dibentuk tim terpadu untuk melakukan pengawasan terhadap implementasi protokol kesehatan tersebut.

“Di tim ini melibatkan OPD terkait, kecamatan dan kelurahan, Puskesmas, Babinsa, Babinkamtibmas, FKMD, dan relawan siaga Covid,” ujar Bahauddin.

“Tim terpadu ini akan dibagi berdasarkan wilayah dan penugasan langsung oleh Sekda (Sekretaris Daerah, Red.) selaku ketua tim gugus Covid-19 Bontang,” tambahnya.

- ADVERTISEMENT -

Bahauddin menegaskan, implementasi protokol kesehatan menjadi tanggung jawab pemilik sarana Apabila terjadi pelanggaran, akan  dilakukan pendekatan dan tindakan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Sementara itu Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menambahkan, Pemkot akan membuat aturan kafe yang mengharuskan kafe tersebut membuat surat izin membuka usahanya. Jika ternyata suatu waktu terdapat pelanggaran yang tidak sesuai protokol kesehatan, maka kafe tersebut akan diberi sanksi.

“Sanksinya berupa surat teguran selama 3 kali hingga pencabutan izin buka kafe,” tukasnya. (***)

 

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.