Tega Banget! Uang untuk Beli Susu Anak Yatim Piatu Digondol Penipu yang Mengaku Pak Camat

INTREN.ID, BATAM – Ketua Yayasan Inaayah Batam (YIB) Cindy Eka Ratna Sari masih sedikit tidak percaya atas kasus penipuan yang menimpa dirinya. Bagaimana tidak, uang umat yang telah dipercayakan kepada YIB untuk pembelian hewan kurban, wakaf Al-Qur’an serta susu bagi anak yatim dan piatu di kawasan Hinterland kini telah raib setelah ditransfer ke rekening penipu tersebut.

Cindy menceritakan awal kejadian tersebut berawal pada Sabtu (4/7/2020). Ada nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai Camat Batu Aji ‘Ridwan’ menelepon dirinya dan mengatakan akan memberikan uang sumbangan untuk membeli hewan kurban.

“Katanya uang itu bukan dari pemerintah, melainkan uang pribadi dirinya beserta para rekannya dan sudah terkumpul sekitar Rp 27 juta dan akan dibagi ke empat yayasan, termasuk YIB,” ucap Cindy.

Dalam percakapan, penipu tersebut mengatakan telah melakukan transfer ke rekening YIB sebesar Rp 11,5 juta, dan ada dana sebesar 4,5 juta yang harus dikirim ke yayasan lain (diketuai oleh Danik) yang belum bisa dihubungi oleh “Pak Camat”.

Dengan permintaan camat gadungan itu, Cindy berusaha menghubungi nomor yang diberikan atas nama “Danik” untuk melakukan pengiriman uang tersebut. Saat dihubungi Danik mengaku tengah di rumah sakit karena ada salah seorang anak asuhnya tengah dirawat dalam keadaan kritis, Cindy akhirnya diminta segera melakukan pengiriman uang tersebut dengan alasan untuk pembayaran biaya rumah sakit.

“Karena kondisinya mendesak, jadi saya terburu-buru melakukan pengiriman itu sekira pukul 15.00 WIB. Biar anak yang dirawat cepat tertangani dan saat itu saya belum cek uang masuk ke rekening YIB,” kata Cindy.

- ADVERTISEMENT -

“Dan karena kemarin hari Sabtu, dan Bank tutup, makanya saya pakai uang yayasan yang sudah ditransfer rekening pribadi saya. Yang sebelumnya akan digunakan untuk tempat sumbangan pembelian hewan kurban satu ekor kambing, wakaf Al Qur’an dan susu anak yatim,” ungkapnya.

Setelah transaksi dilakukan, baru dirinya menyadari adanya kejanggalan dalam struk transfer yang dikirimkan oleh “Pak Camat” sebelumnya. Pada saat itulah dirinya menyadari telah menjadi korban penipuan.

Di saat bersamaan, dirinya meminta nomor Pak Camat dari RT setempat. Namun setelah dihubungi, ternyata Pak Camat Batu Aji mengantakan tidak pernah menghubungi YIB untuk memberikan sumbangan pembelian hewan kurban.

“Pas saat itu saya langsung kaget dan yakin telah jadi korban penipuan. Makanya saya yang ditemani suami dan adik saya langsung menghubungi pihak kepolisian di Polresta Barelang,” kata Cindy.

Dia meminta rekening koran dari pihak bank sebagai salah satu barang bukti pendukung. Hingga berita ini diturunkan Cindy masih dalam keadaan drop, sedih, dan bingung karena harus memikirkan uang titipan umat yang akan dilakukan pembelian hewan kurban, wakaf Al-Qur’an dan susu anak yatim yang telah raib. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.