Strategi Bisnis Offline Agar Tak Punah di Era E-commerce

INTREN.ID, JAKARTA – Tidak dimungkiri, semakin majunya teknologi telah memengaruhi semua aspek kehidupan. Mulai dari finansial, transportasi serta mengubah kebiasaan belanja masyarakat.

Terlihat dari banyaknya ritel offline yang akhirnya gulung tikar di berbagai negara membuat pelaku usaha kian ketar-ketir.

Di Indonesia sendiri beberapa ritel yang cukup terkenal di berbagai bidang, seperti elektronik, fashion, dan supermarket telah terkena dampaknya dari kemajuan teknologi.

Tetapi, apakah dengan semakin berkembangnya teknologi ini memberikan dampak negatif terhadap perkembangan bisnis ritel? Tentunya tidak, jika pelaku usaha ritel offline mau untuk beradaptasi dan membuat strategi baru. Bukan hanya bisnis tetap bertahan, bahkan bisa berpeluang semakin maju.

Maka dari itu, berikut strategi bisnisnya.

Ikut Terjun Online

Jika kita lihat dari beberapa ritel offline yang akhirnya gulung tikar, kesalahan yang mereka lakukan adalah tidak mengikuti perkembangan zaman, yaitu menyediakan platform online.

Mau tidak mau untuk bisa bertahan di zaman ini, pelaku bisnis offline harus bisa beradaptasi. Karena, seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa kebiasaan belanja masyarakat telah berubah.

Dari yang awalnya mereka harus keluar rumah ketika ingin berbelanja kebutuhan, sekarang hanya melalui smartphone sembari duduk di rumah, mereka bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah.

Oleh karena itu, strategi bisnis pertama yang harus dilakukan oleh pelaku usaha ritel offline adalah dengan terjun mengikuti trend bisnis online.

Kamu bisa menjual produk usahamu melalui berbagai situs e-commerce. Dengan mengikuti tren seperti ini, bisnis kamu akan mendapatkan keuntungan baru, seperti target pasar yang semakin meluas.

Buat Brand Awareness melalui Media Sosial

Bagi pelaku usaha ritel offline, kamu bisa memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk memajukan bisnismu.

Tercatat di tahun 2019, jumlah pengguna media sosial secara global diperkirakan melampaui 2,75 miliar. Bayangkan jika kamu berpotensi mendapatkan 2 persen dari pengguna yang melihat produk bisnis kamu.

- ADVERTISEMENT -

Namun, bisa dibilang persaingan pada platform media sosial cukup tinggi. Maka dari itu, cobalah menargetkan iklan untuk beberapa produk unggulanmu dan pastikan bahwa kamu mencantumkan detail kontak dan alamat bisnis yang lengkap, sehingga bisnis kamu semakin terlihat meyakinkan di mata konsumen.

Membuat Video Marketing

Membuat visual pada produk ritelmu bisa menghasilkan minat besar komsumen. Jika kamu salah satu penggemar film animasi Toy Story, apakah kamu tahu berapa banyak anak yang menginginkan action figure Buzz Lightyear setelah film Toy Story pertama kali dirilis?

Ya, permintaan untuk masing-masing karakter melebihi 2 juta pesanan segera setelah film tersebut diutar di bioskop pada saat itu.

Dari sini, kita bisa lihat bahwa sekali kamu menghidupkan produk usahamu, orang akan tertarik untuk membelinya. Tetapi dengan diberikan contoh dari Toy Story ini, bukan berarti kamu harus membuat film untuk produk usaha kamu.

Kamu bisa membuat klip video pendek yang terkait dengan kinerja atau spesifikasi produk kamu. Misalnya, tutorial singkat atau ulasan produk yang bagus untuk meningkatkan kredibilitas produk kamu.

Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Kesalahan yang sering dilakukan pelaku usaha ritel offline adalah dengan tidak meningkatkan loyalitas pelanggan.

Padahal, bisa dibilang loyalitas pelanggan merupakan salah satu kunci agar bisnis kamu menjadi berhasil. Jadi, jika kamu sepelekan hal ini, bisnis kamu pun lambat laun akan gulung tikar.

Kamu bisa mulai memberikan potongan harga, seperti mendapatkan diskon 40 persen bila membeli produk senilai Rp 1 juta atau potongan 20 persen bagi pelanggan khusus yang sudah menjadi langganan produkmu.

Memasukkan Teknologi Terbaru di Gerai Offline

Untuk yang terakhir ini, kamu bisa memasukkan teknologi-teknologi terbaru di toko offlinemu. Misalnya dengan memasukkan teknologi pembayaran digital atau dompet digital yang saat ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat.

Selain itu, platform dompet digital seringkali menawarkan promo-promo menarik kepada konsumen di setiap transaksinya.

Kamu bisa memanfaatkannya untuk menarik loyalitas pelanggan, contohnya seperti yang dilakukan gerai-gerai kopi susu kekinian.

Tetapi perlu diingat, strategi tersebut bakalan sia-sia kalau kamu tidak meningkatkan kualitas produk juga. (red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.