Sistem Manajemen Terpadu Jadi Andalan ATB Melayani untuk Indonesia

INTREN.ID, BATAM – PT Adhya Tirta Batam (ATB) jauh berkembang selama kurun waktu lima tahun belakang. Sebagai perusahaan lokal, ATB kini memiliki daya saing nasional bahkan internasional.

Selama 25 tahun memberi dedikasi, ATB memastikan masyarakat mendapatkan layanan air dengan kualitas prima. Di tengah keterbatasan air baku, ATB tetap menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas suplai air.

“ATB telah membuktikan dengan menjalankan pengelolaan air bersih melalui sistem manajemen terpadu. ATB siap membagikan kemampuan terbaiknya guna membantu PDAM di Indonesia agar memiliki layanan yang lebih baik,” ucap Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Selasa (24/11/2020).

Kerja keras membangun reputasi tak cukup waktu setahun dua tahun, namun perlu puluhan tahun. Sejak awal perusahaan berdiri, ATB mampu memberikan yang terbaik bagi semua pelanggan dan stakeholder.

“Setelah kerja keras, tentu tak rela menghancurkannya hanya demi ambisi sesaat yang tidak terukur? Komitmen menjaga reputasi ini kami jaga dengan ketat sampai saat ini walaupun ATB sudah berakhir. ATB telah bekerja keras membangun reputasinya selama puluhan tahun,” lanjut Maria.

Komitmen yang ditunjukkan adalah dengan menjaga kualitas disegala lini. ATB telah menerima sertifikat ISO 9001:2000 sejak tahun 2006 untuk sistem manajemen mutu. Sistem tersebut terus dibangun dan dikembangkan secara konsisten.

“Hingga kini, ATB adalah perusahaan air yang pertama kali menerima sertifikat ISO 9001 versi terkini, yaitu ISO 9001:2015,” tambah Maria.

Bahkan untuk memastikan mutu hasil uji dari Laboratorium Uji Mutu Air dan Laboratorium Kalibrasi Meter Air, ATB telah menerima Sertifikat ISO 17025:2017 dari Komite Akreditasi Nasional. Secara performa Laboratorium Kalibrasi ATB sudah memenuhi syarat yang ditentukan, jadi sebuah jaminan kepada pelanggan, pembacaan meter pelanggan jadi lebih akurat.

“Sertifikasi ISO yang di peroleh ATB merupakan sebuah fenomena yang menggembirakan, mengingat ISO/IEC 17025:2017 merupakan sebuah standar yang diakui berbagai pihak di seluruh dunia secara internasional,” ucap Maria.

Standardisasi yang ATB raih juga tidak terbatas sampai disitu. Reputasi yang baik juga dibangun dengan menjadikan lingkungan kerja di ATB selamat dan sehat, serta ramah lingkungan.

“Secara Internasional, ATB telah menerima sertifikat OHSAS 18001:2007 pada tahun 2013, diperbaharui dengan sertifikat ISO 45001:2018, untuk sistem manajemen K3. Sistem Manajemen Lingkungan yang diterapkan juga sudah mendapat Sertifikat ISO 14001 di tahun 2015,” ujar Maria.

Lantas setelah mendapat sertifikat tak membuat ATB berpuas diri, ATB tetap berusaha maksimal. Dalam audit tahunan untuk sertifikat ISO yang telah terima, tak pernah ada catatan merah yang diberikan.

“ATB selalu sempurna selama hampir 14 tahun menjalankan International Standard. Itu komitmen kami menjaga kualitas dan kepercayaan,” ucapnya.

Melalui sistem manajemen terpadu, ATB siap berbagi melalui program ZoomBA guna mendorong kemajuan PDAM di Indonesia. (Dok ATB untuk intren.id)

 

Di sisi lain, ATB juga membangun dan menjaga reputasi melalui kepercayaan. Transparan dan terbuka dalam setiap aktifitas perusahaan, tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Tak ada kewajiban kami untuk terbuka kepada publik. Namun kami punya komitmen, tanpa diminta sekalipun ATB tetap terbuka. Kami menampilkan kondisi pelayanan dan distribusi air saat aktif di konter pelayanan MPP, pelanggan bisa melihat langsung kualitas suplai di masing-masing wilayah. Ini bukan sedang pencitraan, tapi menjaga kepercayaan,” tutur Maria.

Lebih dari itu, ATB sudah berpikir lebih jauh. Yakni ketersediaan air baku. Itu bentuk tanggung jawab moral. ATB tak hanya mementingkan kepentingan usahanya. Tapi lebih mementingkan kelangsungan air di masa depan.

“Kalau hanya memikirkan profit, maka kami akan memilih melayani pelanggan dengan konsumsi airnya tinggi, dalam artian akan dapat untung besar. Tapi kami tak memikirkan keuntungan semata. Keuntungan harus diraih dengan penuh etika, demikian ATB menjaga reputasinya,” ungkapnya.

Kini reputasi ATB tak hanya dikenal di Batam. Tapi sudah mencapai tingkat Nasional, bahkan Regional dan Internasional. Untuk urusan air, tak ada yang tak kenal ATB. Hal ini sudah dibuktikan melalui seringnya ATB diminta jadi pembicara di konferensi dan pertemuan internasional.

“Reputasi ATB sebagai Smart Water Company sudah terdengar sampai ke dunia. Bahwa ATB layak menjadi benchmark penerapan Industri 4.0 bagi perusahaan air bersih. ATB siap melangkah lebih jauh mambantu pengembangan layanan air bersih di Indonesia yang lebih baik,” tutup Maria. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman M Fathony

Get real time updates directly on you device, subscribe now.