Siloam Hospital Balikpapan Resmikan Laboratorium PCR, Berharap Deteksi Covid-19 Bisa Lebih Cepat

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Siloam Hospital Balikpapan secara resmi mengoperasikan laboratorium untuk pemeriksaan atau tes polymerase chain reaction (PCR), Senin (23/11/2020). Peresmian laboratorium PCR tersebut dilakukan oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan.

Dengan peresmian laboratorium ini, maka fasilitas PCR di Balikpapan kini menjadi tujuh. Sebelumnya terdapat di RS Pertamina Balikpapan, RS Kanujoso Djatiwibowo, RSUD Beriman, Klinik Tirta, RST dr Hardjanto, dan Klinik Indika Solidarity.

“Selamat atas pengoperasian lab PCR ini. Semoga dapat menambah kemampuan testing di Balikpapan dengan target seribu sampel spesimen per hari,” ungkap Rizal.

Selain itu, dengan adanya fasilitas PCR ini dapat menutupi kekurangan laboratorium PCR yang biasanya libur pada akhir pekan. “Walau fasilitas laboratorium PCR bertambah, tapi kita tidak berharap kasus juga bertambah. Dengan laboratorium ini, deteksi bisa dilakukan dengan cepat, sehingga penanganan juga dapat diberikan cepat,” pesannya.

Di tempat yang sama, Direktur Siloam Hospital Balikpapan, dr Danie Poluan menyampaikan bahwa laboratorium PCR ini merupakan hasil kerja sama dengan Group Royal Golden Eagle yang diwakili oleh PT ITCI Hutani Manunggal.

“Laboratorium PCR ini sebenarnya kami telah rencanakan sejak Juni lalu. Setelah melalui kendala dan persiapan, akhirnya kami dapat mulai mengoperasikan Lab PCR ini,” ungkap Danie Poluan.

Presiden Direktur PT ITCI Hutani Manunggal, Guntur mengatakan, laboratorium PCR ini juga merupakan komitmen perusahaan untuk membantu menanggulangai pandemi Covid-19.

“Laboratorium PCR ini akan dimanfaatkan oleh karyawan PT ITCI Hutani Manunggal yang kemudian juga dapat digunakan bagi masyarakat,” katanya.

Selain laboratorium PCR, pada saat yang bersamaan juga diresmikan pelayanan bedah jantung terbuka. Dengan peningkatan fasilitas ini, pelayanan yang disediakan Siloam Hospital untuk penanganan kasus jantung tidak kalah dengan ada yang di luar Kalimantan. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.