Setop Penerbangan Komersial, 35 Bandara Ini Tak Layani Penumpang

INTREN.ID, JAKARTA – Sebanyak 35 bandara di Indonesia menghentikan aktivitas penerbangan komersialnya. Tiga operator bandara di Indonesia pun kompak menjalankan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Lebaran Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Konteks Pencegahan Penyakit Virus Corona 2019 (COVID-19).

PT Angkasa Pura I menghentikan 15 bandara yang dikelolanya untuk penerbangan komersial, mulai Jumat (24/4/2020). Kendati demikian, bandara tetap beroperasi untuk melayani penerbangan yang dikecualikan. Yakni yang membawa atau terkait:

  1. Pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu/wakil kenegaraan dan perwakilan organisasi internasional.
  2. Operasional penerbangan khusus repatriasi (repatriasi flight) pemulangan WNI maupun WNA.
  3. Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat.
  4. Operasional angkutan kargo (kargo penting dan esensial). Pesawat konfigurasi penumpang dapat digunakan untuk mengangkut kargo di dalam kabin penumpang (passenger/cabin compartement) khusus untuk pengangkutan kebutuhan medis, kesehatan, dan sanitasi serta pangan.
  5. Operasional lainnya dengan seizin dari menteri dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19.

“Angkasa Pura Airports menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang mulai 24 April hingga 1 Juni 2020. Kami mengimbau masyarakat yang sudah memiliki tiket dengan jadwal penerbangan pada periode tersebut agar menghubungi pihak maskapai untuk melakukan refund atau reschedule,” jelas Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura I, Handy Heryudhitiawan.

Bandara di Angkasa Pura I, tambah dia, tetap akan beroperasi dan menyediakan konter khusus bagi masyarakat yang ingin melakukan refund atau reschedule jadwal penerbangan dengan mendatangi langsung konter maskapai di bandara. Namun pengaturan waktu refund tiket dilakukan oleh pihak operator penerbangan atau maskapai untuk menghindari terjadinya penumpukan di bandara.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan refund dengan datang ke bandara, diimbau untuk menghubungi pihak maskapai terlebih dahulu untuk mengatur waktu kedatangan ke bandara agar tidak terjadi penumpukan di bandara.

Selain itu masyarakat yang ingin melakukan refund dengan mendatangi bandara agar tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dan menerapkan physical distancing, seperti menggunakan masker, menggunakan kendaraan dengan jumlah maksimal 50 persen dari kapasitas kendaraan, dan menjaga jarak minimal 1-2 meter dengan orang lain di bandara.

“Kami juga tengah berkoordinasi intens dengan pihak maskapai untuk membantu mereka dalam melakukan proses refund atau reschedule bagi calon penumpang yang sudah membeli tiket mereka. Kami berupaya mengatur sedemikian rupa agar proses tersebut tetap dapat menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” tambah Handy.

Selain itu, Angkasa Pura I juga tengah menyiapkan pengaturan parking stand pesawat di masing-masing bandara bagi pesawat-pesawat yang akan parkir longstay pada periode ini. Sehingga tidak mengganggu operasional pesawat kargo atau pesawat yang membawa logistik yang masih beroperasi.

Sementara itu, Vice President of Corporat Communication Angkasa Pura II, Yado Yarismano mengatakan, larangan penerbangan domestik yang membawa penumpang sudah diberlakukan sepenuhnya Sabtu (25/4/2020).

“Larangan penerbangan domestik sepenuhnya berlaku 100 persen Sabtu. Kami mendesak agar maskapai penerbangan dapat memberikan informasi kepada pemegang tiket, dan pemegang tiket juga dapat menghubungi maskapai untuk mendapatkan informasi terbaru,” jelas Yado.

Lebih lanjut, Yado mengatakan bahwa semua bandara Angkasa Pura II terus beroperasi dengan memperhatikan ketentuan dalam Permenhub 25/2020.

Sama halnya dengan Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Bandara yang dikelola Badan Pengusahaan Batam itu juga menghentikan seluruh aktivitas penerbangan komersialnya.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Batam Suwarso mengatakan, kebijakan ini dilakukan untuk mendukung aturan pemerintah. Karena terlalu singkatnya waktu persiapan yang dilakukan oleh maskapai, Jumat (24/4/2020) lalu pihaknya masih melakukan kegiatan penerbangan ataupun penerimaan kedatangan.

“Hal serupa juga masih berlaku di beberapa kota lainnya,” ungkap Suwarso.

- ADVERTISEMENT -

Penerbangan keberangkatan terakhir dari Batam ke bandara lainnya di Indonesia ada 21. Yakni Lion Air Group 15 penerbangan, Garuda Indonesia 1 penerbangan, Citilink 4 penerbangan, dan Susi Air 1 penerbangan.

“Penerbangan tersebut, merupakan penerbangan komersial terakhir di Bandara Hang Nadim Batam. Namun Bandara Hang Nadim Batam tidak tutup karena masih melayani pesawat kargo dan memandu navigasi pesawat yang melintas di kawasan udara Batam,” jelas Suwarso.

Untuk pengaturan refund tiket, akan ditentukan oleh maskapai. Tujuannya adalah menghindari terjadinya penumpukan calon penumpang di bandara.

“Kami tetap berkoordinasi intens dengan maskapai untuk membantu masyarakat dalam proses refund atau reschedule bagi calon penumpang. Kami berupaya mengatur sedemikian rupa agar proses tersebut tetap dapat menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” urainya.

Pihak Bandara Hang Nadim juga tengah menyiapkan pengaturan parking stand pesawat yang akan parkir longstay pada periode ini, agar tidak mengganggu operasional pesawat kargo atau pesawat yang membawa logistik yang masih akan beroperasi. (***)

 

35 BANDARA SETOP

PENERBANGAN KOMERSIAL

 

PT Angkasa Pura I

  • Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali)
  • Bandara Juanda (Surabaya)
  • Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar)
  • Bandara SAMS Sepinggan (Balikpapan)
  • Bandara Jenderal Ahmad Yani (Semarang)
  • Bandara Sam Ratulangi (Manado)
  • Bandara El Tari (Kupang)
  • Bandara Pattimura (Ambon)
  • Bandara Adi Soemarmo (Solo)
  • Bandara Internasional Lombok (Praya)
  • Bandara Frans Kaisiepo (Biak)
  • Bandara Internasional Yogyakarta (Kulon Progo)
  • Bandara Sentani (Papua)
  • Bandara Adi Sutjipto (Yogyakarta)
  • Bandara Syamsudin Noor (Banjarmasin)

PT Angkasa Pura II

  • Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)
  • Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
  • Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang)
  • Bandara Kualanamu (Deli Serdang)
  • Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru)
  • Bandara Silangit (Tapanuli Utara)
  • Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang)
  • Bandara Supadio (Pontianak)
  • Bandara Banyuwangi (Banyuwangi)
  • Bandara Radin Inten II (Lampung)
  • Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
  • Bandara Depati Amir (Pangkalpinang)
  • Bandara Sultan Thaha (Jambi)
  • Bandara HAS Hanandjoeddin (Belitung)
  • Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya)
  • Bandara Kertajati (Majalengka)
  • Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu)
  • Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh)
  • Bandara Minangkabau (Padang)

Badan Pengusahaan Batam

  • Bandara Hang Nadim (Batam)

 

Reporter: Lukman Maulana, Agung Maputra, Bambang Al-Fatih

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.