Sepuluh Langkah Membeli Properti Bagi Pemula

INTREN.ID, BATAM – Banyak kaum muda berjuang keras menabung agar bisa membeli properti pertama mereka, entah itu rumah maupun apartemen. Bagi kaum muda membeli properti untuk pertama kali adalah momen yang sangat menentukan bagi mereka. Wajar apabila pikiran dipenuhi oleh berbagai pertimbangan, pertanyaan, bahkan ketakutan.

Agar dapat menghalau segala rintangan saat membeli properti, Anda harus memahami pengetahuan tentang cara tepat memilih rumah untuk dibeli tidak banyak diketahui orang. Proses pembayaran dalam pembelian properti pun dapat dikategorikan cukup rumit dan membutuhkan banyak tahapan. Cara pembayaran yang Anda pilih akan mempengaruhi keseluruhan proses yang akan Anda lewati. Banyak hal yang harus dipersiapkan serta dipertimbangkan secara matang.

Perhatikan langkah berikut saat Anda ingin membeli properti untuk pertama kalinya.

1. Pilih Lokasi

Faktor paling penting dalam membeli rumah adalah lokasi. Tidak mengherankan apabila di dunia properti orang sangat mementingkan lokasi, lokasi dan lokasi. Lokasi tidak hanya dianggap penting oleh pembeli rumah pertama, namun semua orang akan melihat lokasi sebagai faktor utama dalam membeli rumah. Harga suatu properti sangat ditentukan oleh lokasi, karena lokasi berkaitan dengan akses transportasi, fasilitas umum, bebas dari banjir dan sebagainya.

2. Siapkan Dana

Para calon pembeli properti sering mengajukan pertanyaan mengenai biaya yang perlu dikeluarkan. Untuk sebagian orang, terutama orang awam, biaya-biaya ekstra sering kali mengejutkan karena uang yang perlu dikeluarkan tidaklah sedikit. Mulai dari uang tanda jadi, uang muka, hingga angsuran.

3. Verifikasi Pengembang

Meski nama pengembang sudah sering Anda dengar dan dikenal bonafit serta kredibel, tidak ada salahnya jika Anda tetap mencari informasi tentang pengembang tersebut. Pilih pengembang yang setidaknya telah berkecimpung di dunia properti minimal 5 tahun. Anda perlu memeriksa track record pengembang, apakah sering terlambat untuk serah terima? Bagaimana kualitas bangunan di perumahan sebelumya? Anda dapat mengetahui informasi ini dengan mencari testimoni di internet atau melalui kerabat Anda.

4. Periksa Harga Pasar

Jangan langsung tergiur dan berpikir pendek untuk langsung mengambil properti yang pertama Anda lihat. Lakukan peninjauan terlebih dahulu. Anda dapat mencari informasi mengenai harga pasaran rumah di daerah tersebut baik itu secara online atau secara langsung untuk memastikan Anda membeli rumah dengan harga terbaik. Keputusan terakhir yang Anda buat sebaiknya didasari hasil riset harga pasar.

- ADVERTISEMENT -

5. Fasilitas

Pastikan Anda telah mendapatkan informasi mengenai fasilitas yang ditawarkan pengembang. Akan lebih baik lagi apabila Anda melakukan pemeriksaan dengan mengitari area perumahan tersebut. Ada dua macam fasilitas yaitu fasilitas intern dan fasilitas intern. Fasilitas intern meliputi tempat ibadah, tempat olahraga, taman bermain, infrastruktur yang memadai, gerbang perumahan, dll. Sedangkan fasilitas ekstern merupakan fasilitas lain yang letaknya tidak jauh dari perumahan tersebut seperti minimarket, sekolah, rumah sakit, pasar, tempat rekreasi yang tentunya ikut serta menjadi faktor penting bagi para calon pembeli.

6. Dapatkan Persetujuan KPR

Salah satu cara terbaik untuk memudahkan dan meringankan Anda dalam membeli rumah adalah dengan mendapatkan persetujuan KPR. Dengan adanya KPR, agen real estate serta vendor akan melihat besarnya minat dan keseriusan Anda untuk membeli rumah tersebut. Selain itu, KPR memberikan Anda kekuatan menawar yang lebih besar serta dapat mencegah gagalnya transaksi karena alasan finansial.

7. Cari Tenor yang Sesuai

Terdapat beragam tenor yang ditawarkan bank, mulai dari 5 hingga 30 tahun. Karena kondisi keuangan setiap orang berbeda-beda, maka bank menawarkan berbagai pilihan tenor ini agar bisa menjangkau berbagai kelas para calon debitur. Jangan memaksakan diri untuk mengambil tenor pendek demi mengejar biaya bunga yang lebih murah. Jika Anda memilih tenor sesuai dengan kemampuan maka arus keuangan Anda akan menyisakan dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda mulai dari kebutuhan sehari-hari, proteksi serta investasi lainnya.

8. Periksa Surat Pembelian Tanah

Anda sebagai konsumen berhak tuntuk mengetahui sertifikat tanah pengembang. Jika tidak, maka Anda dapat mempertanyakan sertifikat tersebut kepada notaris yang mencatat akte tanah. Pengecekan ini perlu dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para konsumen bagaimana status tanah yang akan dikembangkan. Akan lebih baik apabila status tersebut tidak haya untuk satu kavling, melainkan untuk semua kavling dalam perumahan tersebut.

9. Siapkan Biaya Tambahan

Jika Anda mengajukan KPR maka bank akan melakukan pengecekan dan kelengkapan berkas yang tentunya tidaklah gratis. Biaya pertama yang perlu Anda keluarkan adalah biaya survei aset properti (appraisal). Pengecekan sertifikat tanah dan harga jual properti disesuaikan dengan harga pasar yang berlaku. Kemudian ada biaya provisi bank, biaya administrasi bank, hingga asuransi. Biaya lainnya adalah biaya notaris untuk mengurus berbagai macam akta serta sertifikat jual-beli. Yang paling penting adalah biaya pajak.

10. Pastikan Kapan Serah Terima Unit

Jangan lupa untuk bertanya kepada pengembang, kapan Anda bisa menempati rumah yang telah Anda beli. Tanyakan juga apabila terjadi keterlambatan atau ketidaksesuaian, kebijakan apa yang berlaku serta konsekuensi apa yang akan diterima oleh pengembang. Selamat membeli properti yang Anda inginkan! Properti bisa menjadi investasi yang menguntungkan bagi Anda di masa depan karena cerdas berinvestasi adalah kunci sukses utama Anda. (red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.