Segini Gaji dan Harta Komisioner KPU yang Terjerat Suap

INTREN.ID, JAKARTA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan tersandung kasus suap. Dia disuap terkait penggantian antar waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Yaitu mengganti Riezky Aprilia dengan Harun Masiku.

Riezky terpilih berdasarkan rapat pleno KPU untuk menggantikan Nazarudin Kiemas, yang wafat pada Maret 2019 lalu. Riezky dipilih karena merupakan caleg dengan urutan suara paling banyak kedua setelah Nazarudin, dengan perolehan 44.402 suara kala itu.

Sementara Harun yang didukung oleh pejabat struktural DPP PDIP hanya meraih 5.878 suara.

Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar menjelaskan, Wahyu meminta uang Rp900 juta sebagai biaya operasional untuk mengganti nama Riezky ke Harun. Wahyu sendiri sudah menerima Rp 400 juta. Diduga belum sempat menikmati, Wahyu diciduk KPK.

Tidak sedikit yang penasaran, berapa sebenarnya gaji dan harta Wahyu. Sebagai pejabat negara, konon Wahyu punya harta fantastis.

Berikut penjelasannya:

Gaji sebagai Komisioner KPU

- ADVERTISEMENT -

Gaji komisioner KPU sudah diatur dalam pasal 4 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 2016 mengenai kedudukan keuangan ketua dan anggota KPU, KPU provinsi, dan KPU kabupaten/kota. Berikut ini rincian gaji yang diterima per bulan:

  • Ketua KPU tingkat pusat: Rp 43.110.000
  • Anggota KPU tingkat pusat: Rp 39.985.000
  • Ketua KPU tingkat provinsi: Rp 20.215.000
  • Anggota KPU tingkat provinsi: Rp 18.565.000
  • Ketua KPU tingkat kabupaten/kota: Rp 12.823.000
  • Anggota KPU tingkat kabupaten/kota: Rp 11.573.000.

Nominal tersebut masih bisa bertambah. Sebab baik ketua dan anggota KPU di masing-masing tingkatan mendapat fasilitas lain. Mulai dari perjalanan dinas, rumah dinas, kendaraan dinas, dan jaminan kesehatan:

  • Bagi ketua dan anggota KPU di tingkat pusat, maka fasilitas perjalanan dinas yang diterima setara pejabat eselon I di kementerian atau lembaga
  • Ketua dan anggota KPU di tingkat provinsi mendapat fasilitas perjalanan dinas setara pejabat eselon II
  • Ketua dan anggota KPU di tingkat kabupaten/kota mendapatkan perjalanan dinas yang sejajar dengan pejabat eselon III.

Harta Milik Wahyu

Berdasarkan data harta kekayaan penyelenggara negara yang dilaporkan ke KPK bulan Desember 2018, Wahyu memiliki harta sebesar Rp 12,8 miliar. Berikut ini rinciannya:

  • Memiliki sembilan tanah dan bangunan yang berlokasi di Banjarnegara, Jawa Tengah. Sembilan aset tertulis merupakan warisan dengan total mencapai Rp 3,3 miliar.
  • Memiliki tiga mobil dan tiga motor. Satu mobil masuk kategori mobil mewah yakni Mitsubishi All New Pajero Sport keluaran tahun 2018 yang dibelinya seharga Rp 660 juta. Lalu motor Vespa Sprint keluaran tahun 2017 yang dibeli seharga Rp 40 juta.
  • Memiliki harta selain kas mencapai Rp 4,9 miliar.
  • Memiliki harta lain yang tak dijelaskan senilai Rp 2,7 miliar. (red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.