Sayap Demokrat Soroti Meninggalnya Warga Serang yang Diduga Akibat Kelaparan

INTREN.ID, JAKARTA – Kasus Yuli di Serang, Banten bikin heboh. Bintang Muda Indonesia (BMI) menuding, ini adalah sebagian cerita dari lesu darahnya pemerintah pada nasib rakyat kebanyakan di era Covid-19.

“Dan kami juga tidak tahu, pemeritah mana yang harus bertanggung jawab atas kematian Bu Yuli karena kelaparan akibat pandemi corona. Apakah pemerintah Tangerang ataukah Jokowi selaku presiden? Silakan masing masing pihak membenahi kerja untuk rakyat,” tegas ketua BMI, Farkhan Evendi.

BMI selaku sayap Partai Demokrat menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah kelaparan akibat Covid-19 ini. Farkhan meminta kepada semua pihak menjadikan peristiwa ini sebagai hentakan yang membangkitkan solidaritas antar tetangga.

“Kedua kami meminta agar pemerintah betul-betul memahami bahwa rakyat benar benar menggigil kelaparan. Jangan lagi bantuan pemerintah dikorup atau dijanjikan besar-besaran tapi kenyataannya tak sebanding,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah seakan mencoba membakar rumput kering yang akan menyebabkan kekacauan besar

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada rekan rekan media yang memberitakan hal ini karena media memiliki peran yang sangat tinggi di era Covid-19 ini,” ujarnya.

Menurutnya, kita tidak tahu sampai kapan pandemi global ini akan berakhir. Karena menurut sejarah, belum ada pandemi yang terjadi selesainya tak sampai setahun.

- ADVERTISEMENT -

“Kita ditakdirkan berada di waktu-waktu, di mana kita dalam posisi berat dalam hambatan alam, berbagai elemen telah mencoba membantu pemerintah termasuk Demokrat juga bersama sayapnya sudah melakukan bakti sosial di seluruh negeri, saat ini benar-benar nasib rakyat di tangan pemerintah” ujar Farkhan.

BMI menyampaikan, saat ini kesusahan hati rakyat, pedagang kecil, kaki lima, buruh tani, dan masyarakat menengah ke bawah melihat bahwa negara tak hadir.

“Kemarin juga viral video ketua RT dengan ekspresi menyedihkan kecewa dituduh warganya mengorupsi dana bantuan, padahal bantuannya memang sedikit karena pemerintah menjanjikan banyak hal,” cetus Farkhan.

BMI menghimbau agar kecepatan, ketepatan, dan langkah-langkah pemerintah semakin kuat dan nyata agar pandemi ini dapat dilewati rakyat dengan baik.

“Kepala daerah atau pemerintah pastikan nasib rakyat aman, bantuan yang tepat serta sampai ke masyarakat, jangan sampai orang  lapar lalu diberi masker dan kami berdoa agar rakyat Indonesia diberi tambahan kesabaran dan kekuatan menghadapi pandemi global ini,” tutupnya. (***)

 

Reporter: Lukman Maulana

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.