Satgas Covid-19 ATB Ambil Langkah Strategis Cegah Penularan Virus

Wajibkan Karyawan Gunakan APD, Upayakan Work From Home

INTREN.ID, BATAM – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 PT Adhya Tirta Batam (ATB) telah melakukan langkah-langkah strategis. Hal ini guna meminimalisasi penyebaran virus corona baru (Covid-19) yang dilakukan sejak pertengahan Maret 2020 silam, sesuai prosedur resmi pemerintah.

Adapun langkah-langkah pencegahan yang dilakukan antara lain mewajibkan seluruh karyawannya untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) standar saat berada di lingkungan kerja.

“Minimal menggunakan masker sesuai dengan arahan pemerintah. Bagi yang berhadapan langsung dengan pelanggan, diwajibkan menggunakan sarung tangan plastik,” ujar Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 ATB, Robertus Sudarsono, Senin (13/4/2020).

ATB, sebutnya, juga melakukan penegakan disiplin secara internal sejak pertengahan Maret lalu kepada seluruh karyawan nya. Selain itu memberlakukan physical distancing juga diperketat. Baik antar karyawan, maupun dengan pelanggan.

“Salah satu upaya physical distancing yang dilakukan dengan pelanggan adalah dengan meminimalisasi pelayanan tatap muka. Jika ada pengaduan atau ingin dapatkan informasi, bisa mengakses kanal-kanal media digital milik ATB,” ungkapnya.

Apabila pelayanan pelanggan harus dilakukan dengan tatap muka, maka pelanggan masih bisa mendatangi 3 kantor cabang pelayanan ATB yang berada di Bengkong, Tiban dan Batuaji. Sementara kantor pelayanan ATB di Sukajadi masih ditutup untuk sementara waktu.

- ADVERTISEMENT -

ATB juga telah mengimplementasikan Work From Home terhadap 80 persen karyawannya. Dengan demikian potensi penyebaran Covid-19 di antara karyawan juga bisa ditekan seminimal mungkin.

“Kami juga telah mengambil langkah cepat, ketika salah satu karyawannya dinyatakan reaktif saat melakukan rapid test. Kami pun telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap karyawan yang berada di sekitar areal kerja karyawan tersebut,” kata Sudarsono.

Karyawan yang dinyatakan ODP dan PDP diminta untuk mengisolasi diri selama 14 hari. Mereka juga telah lebih dahulu melaporkan kondisinya ke puskesmas terdekat. Sehingga dapat diawasi dan dikontrol selama masa karantina berlangsung.

“Setelah dua minggu kita akan lihat perkembangannya. Tentu kami juga berkonsultasi dengan Satgas Covid-19 Batam. Kami juga rutin melakukan penyemprotan Disinfektan di seluruh ruangan seminggu sekali,” pungkasnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.