Rumah Sakit Sudah Hampir Penuh, Balikpapan Bersiap Menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Dalam beberapa hari terakhir, laporan mengenai penuhnya rumah sakit semakin banyak bermunculan.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi dan insentive care unit (ICU) untuk pasien Covid-19 semakin menipis, hingga mengakibatkan salah satu rumah sakit di Balikpapan terpaksa harus merawat salah satu pasien di lorong.

“Saat ini kita sudah berkordinasi dengan pihak rumah sakit terkait, dan akan kami tindak lanjuti secepatnya,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menambahkan, bahwa saat ini beberapa rumah sakit di Kota Balikpapan sudah menjalankan arahan dari Kementrian Kesehatan agar menambahkan kapasitas tempat tidur dan ruangan sebanyak 30 persen.

“Ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Kota Balikpapan saat ini sebanyak 429 yang sebelumnya sebanyak 333, dan per hari ini sudah terisi sebanyak 393. Untuk di ruang ICU sudah ada 37 tempat tidur dan tersisa dua tempat tidur,” kata Andi Sri Juliarty selaku juru bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan.

Dengan situasi lonjakan kasus yang terus meningkat dan menipisnya kapasitas tempat tidur di rumah sakit bagi pasien Covid-19, maka Rizal yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan akan segera memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 1 Tahun 2021.

“Sebelum memberlakukan PPKM, pihak kami akan berkoordinasi dengan pelaku usaha termasuk pihak pusat perbelanjaan, dan mengevaluasi peraturan mengenai kegiatan agama serta jam malam. Jika sudah ada kesepakatan bersama, maka PPKM sudah mulai bisa diterapkan hari Jumat,” tutupnya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.