Ruas Jalan di Wilayah Utara Kaltim Segera Diperbaiki, Panjangnya Mencapai 476,4 Kilometer

INTREN.ID, SAMARINDA – Gubernur Kaltim, Isran Noor melakukan peninjauan kondisi terkini sejumlah ruas jalan di Kaltim. Setelah beberapa waktu sebelumnya melakukan peninjauan ke wilayah selatan dan tengah, di pengujung tahun ini, pemimpin Benua Etam ini memilih melakukan pemantauan  ke wilayah utara.

Berangkat dari Samarinda sekira pukul 8.30 Wita, rute pengecekan dimulai dari simpang Lempake, simpang tiga Muara Badak, simpang tiga Bontang, Sangatta, Bengalon, Kaliorang, Kaubun, dan menyeberang hingga ke Biduk-Biduk di pesisir selatan Kabupaten Berau. Total panjang jalan yang ditinjau Isran sepanjang 476,4 kilometer.

“Bukan jalan kita kalau tidak ada yang rusak. Justru itu, kita cek lapangan dan harus segera diperbaiki agar masyarakat bisa menikmati infrastruktur kewilayahan yang semestinya,” tegas Isran menjawab pertanyaan seorang warga di penyeberangan feri GM di Kaubun, Senin (28/12/2020).

Sepanjang perjalanan, Isran mendapatkan penjelasan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda dan Kabid Bina Marga, Irhamsyah.

Dijelaskan Firnanda, melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim dalam APBN 2020, untuk jalan Samarinda-Bontang sepanjang 127 kilometer dan Bontang-Sangatta sepanjang 83 kilometer dilakukan preservasi jalan dari simpang tiga Sambera-Santan-Bontang-dalam kota Bontang-Sangatta dengan nilai kontrak Rp 45,8 miliar.

Preservasi Sangatta-simpang Perdau sepanjang 45 kilometer dengan nilai Rp 15,3 miliar. Preservasi simpang Perdau-Muara Lembak-Pelabuhan Ronggang Sangkulirang sepanjang 75,4 kilometer dengan nilai kontrak Rp 149,8 miliar. Lalu, preservasi simpang Perdau-Muara Wahau sepanjang 129 kilometer senilai Rp 133,3 miliar.

“Simpang empat Kaliorang-Talisayan kita tangani dengan APBD sepanjang 0,73 kilometer dengan nilai kontrak Rp 7,5 miliar,” jelas Firnanda.

APBD juga digelontorkan untuk pemeliharaan rutin simpang 46-simpang Lenggo-Talisayan sepanjang 42 kilometer dengan pagu dana APBD sebesar Rp 3,5 miliar dan APBD Perubahan Rp 3,3 miliar.

Untuk jalan Tanjung Redeb-Talisayan sepanjang 2,54 km sebesar Rp 30 miliar dan APBD Perubahan sebesar Rp10 miliar untuk penanganan 0,94 kilometer. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.