RS Khusus Covid-19 di Batam Beroperasi, Tapi Belum Terima Pasien

INTREN.ID,BATAM – Rumah Sakit Khusus  Covud-19 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau akan beroperasi pada Senin (6/4/2020), namun RS tersebut belum bisa menerima pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana, mengatakan, masih ada beberapa persiapkan yang harus dilakukan di RS tersebut.

“Pihak pengelola rumah sakit masih melakukan penyesuaian, termasuk uji fungsi berbagai peralatan medis, dan uji tugas SDM di setiap bagian yang dipersiapkan,” kata Tjetjep, Minggu (5/4/2020).

Kata Tjetjep, penyesuaian yang dilakukan oleh para tim medis, akan membutuhkan waktu selama sepekan kedepan dan setelah itu baru bisa menerima dan memberikan pelayanan kepada pasien covid19.

“Pengelolaan, RS khusus covid-19 di bawah kendali Kodam I/Bukit Barisan dan untuk struktur organisasi rumah sakit, Pangdam I/Bukit Barisan telah membentuknya,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu, menjelaskan, meski sudah mulai beroperasi, RS rujukan dan yang memberi pelayanan terhadap pasien COVID-19, diminta tetap memberikan pelayanan kepada pasien COVID-19, dan jangan segera merujuk ke RS yang berada di Galang, Kota Batam tersebut.

“Komunikasi antara rumah sakit rujukan dengan manajemen Rumah Sakit Galang sangat diperlukan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujarnya.

- ADVERTISEMENT -

Sementara untuk tenaga medis yang akan bekerja di RS Khusus Covid-19 tersebut, telah ada sekitar 50 tenaga medis dan paramedis yang menjadi sukarelawan,\.

Kementerian Kesehatan lanjutnya akan mengirimkan sekitar 100 tenaga medis dan paramedis untuk memperkuat SDM di RS khusus Covid-19.

“Sementara untuk tenaga nonmedis yang dibutuhkan di rumah sakit, sudah mulai direkrut sejak beberapa pekan lalu. Hal itu menjadi tanggungan pemerintah daerah pemerintah Provinsi Kepri dan pemerintah Kota Batam,” ujarnya.

RS khusus Covid-19 di pulau Galang, hanya tersedia tiga klaster perawatan Covid-19, di antaranya Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan ICU bertenanan negatif untuk pasien positif COVID-19.

Untuk Klaster OTG ada sebanyak 260 kamar, Klaster PDP sebanyak 100 kamar, dan 20 kamar ICU untuk pasien positif COVID-19.

Sementara mengenai Kapasitas Rumah Sakit Galang direncanakan dapat mencapai seribu ruangan, Tjetjep menyampaikan untuk pengembangannyaz akan disesuaikan dengan kebutuhan.

Reporter: Agung Maputra

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.