Rombel Diisi Maksimal 50 Persen Siswa, Sekolah di Balikpapan Kembali Dibuka Per Mulai 12 Januari 2021

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berusaha agar pembelajaran tatap muka di sekolah yang dijadwalkan dimulai 12 Januari 2020 berjalan dengan baik dan aman dari potensi penularan Covid-19. Karenanya, pelaksanaan belajar nanti di sekolah akan menerapkan protokol kesehatan yang diikuti oleh siswa atau murid maupun guru.

Pola pembelajaran akan berlangsung tiga hari tatap muka dan tiga hari daring. Kegiatan ini tidak dilakukan secara penuh namun hanya 50 persen saja yang hadir di sekolah.

“Kemudian untuk tingkat PAUD dan SD kelas 1 dan 2 belajar tatap muka hanya selama dua jam. Kemudian SD kelas setelahnya 3 jam. PAUD dan SD tidak ada jam istirahat, kantin tidak dibuka, silakan bawa makanan dari rumah,” terang Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 saat menghadiri Konferensi Kota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Hotel Gran Senyiur, Selasa (24/11/2020).

Kemudian untuk tingkat SMP dan SMA waktu pembelajaran di sekolah lima jam. Untuk masing-masing kelas atau rombongan belajar diisi maksimal 50 persen.

“Yang biasa diisi per rombel (rombongan belajar) 36, maka diperkenankan 18 siswa per kelas. Supaya jaraknya tetap longgar,” ungkapnya.

Sebelum pembelajaran tatap muka dimulai, para orang tua juga boleh memilih apabila keberatan anaknya belajar tatap muka di sekolah karena merasa kurang aman.

“Boleh memilih daring jika masih khawatir anaknya terpapar,” lanjut Rizal.

Ketua PGRI Balikpapan, Mukiran meminta agar sarana dan fasilitas pendukung protokol kesehatan dapat dipersiapkan sebelum pembelajaran tatap muka di sekolah dimulai.

“Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah memastikan kesehatan dan keselamatan bagi guru dalam hal ini sebagai garda terdepan dan sangat berisiko. Kami usulkan agar dapat dilakukan rapid test sebelum pembelajaran dimulai,” ungkapnya.

Kebijakan belajar tatap muka di sekolah mendapat lampu hijau setelah adanya surat kesepakatan bersama (SKB) empat menteri yang memberikan kewenangan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.