Ribuan Guru Swasta di Batam Terima Insentif, Wali Kota: Jangan Sampai Berkurang apalagi Dihilangkan

INTREN.ID, BATAM – Sebanyak 3.677 guru swasta di Kota Batam menerima insentif yang telah dicairkan dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Dengan nominal yang beragam sesuai jenjang sekolah.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyerahkan insentif tersebut secara simbolis pada Senin (24/8/2020) di kecamatan Nongsa, Bengkong, Lubuk Baja dan Batu Ampar. Dengan jumlah mencapai 1.046 guru swasta.

“Ini sebagai upaya penerintah memberi semangat bagi para guru yang sudah berjasa mencerdaskan anak bangsa khususnya di Kota Batam,” ucap Rudi usai menyerahkan secara simbolis di Golden Prawn, Bengkong.

Menurut Rudi, jika hari ini sekolah tidak melakukan tatap muka, maka sosialisasikan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing. “Saya yakin, omongan guru pasti lebih didengar,” ujarnya.

Jika masyarakat sadar, maka akan lebih mudah menyelesaikan dan menangani Covid-19. Dia mengaku saat ini beberapa wilayah masih zona merah. Sehingga sekolah tatap muka belum bisa dilaksanakan. Bahkan, perekonomian Batam pun mulai terganggu.

“Jadi, ini tugas kita semua. Kalau Covid-19 sudah selesai, ekonomi kembali pulih, bisa jadi insentif guru swasta ini bisa kita tingkatkan lagi,” ujarnya.

Dia mengaku, akibat Covid-19 ini, semua pembangunan di Batam terhenti. Namun untuk insentif guru ini dia perjuangkan agar tetap ada sesuai aturan dan ketentuan yang sudah disepakati sebelumnya.

“Kalau pembangunan bisa kita hentikan sementara karena tidak terlalu mendesak. Tetapi kalau insentif guru ini jangan sampai berkurang apalagi dihilangkan,” kata Rudi.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengungkapkan, jumlah 3.677 guru swasta tersebut berasal dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkat SMP. Sesuai data, nominal yang diterima para guru beragam mulai Rp250 ribu untuk guru Pos PAUD hinterland dan mainland Rp 375 ribu sementara untuk guru PAUD hinterland Rp 1 juta.

“Untuk guru swasta mainland tahap I, Rp650 ribu untuk guru swasta mainland tahap II, dan Rp1.150.000 untuk guru swasta hinterland,” ucap Hendri. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.