Resmikan Gedung Pusat Karantina, Wali Kota Samarinda Minta Penanganan Serius kepada Pasien

INTREN.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda sangat serius dalam penanganan Covid-19, dengan harapan wabah dapat cepat berakhir. Sehingga berbagai upaya terus dilakukan, termasuk penyediaan pusat karantina Kota Samarinda.

Tujuannya, bagi para warga Samarinda yang terpapar Covid-19 dapat ditangani dengan khusus, sehingga tidak menularkan virus kepada orang lain.

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang mengatakan, selama 10 tahun kepemimpinannya, selain infrastruktur, bidang pendidikan dan kesehatan jadi perhatian. Tidak hanya membangun sarana dan prasaran seperti puskesmas, peningkatan sumber daya manusia (SDM) pun menjadi salah satu komitmennya.

“Meningkatkan SDM di bidang kesehatan merupakan komitmen saya sejak dulu, karena dulu begitu sulitnya pelayanan kesehatan di kampung saya (Long Pahangai), pendidikan juga sulit saat itu,” ucap Jaang dalam sambutannya pada peresmian Gedung Pusat Karantina di Sungai Siring, Selasa (5/1/2021).

Oleh sebab itu, Jaang meminta hal ini segera dioperasikan dan warga yang dikarantina ini harus mendapatkan penanganan serius sesuai anjuran protokol Covid-19.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismid Kusasih mengatakan, Gedung Pusat Karantina tersebut dalam waktu dekat ini akan segera difungsikan. Karena saat ini Pemerintah Kota Samarinda meminjam Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kaltim sebagai pusat karantina dengan daya tampung saat itu 30-40 orang.

“Dengan daya tampung seperti itu, kami berpikir alangkah baiknya apabila kita juga punya sendiri dan saat ini pusat karantina di Sungai Siring ini bisa dipastikan fungsinya kurang lebih sama,” kata Ismid.

Dinas Kesehatan Kota Samarinda, lanjut Ismid, sudah bekerja sama dengan Rumah Sakit Sulianti. Menurut Ismid, pusat karantina tersebut bukan hanya melayani Covid-19 saja, namun juga sebagai pusat karantina untuk penyakit-penyakit yang menular lainnya.

“Pusat karantina ini tidak hanya untuk pasien Covid saja, seperti flu burung dan lainnya juga. Akan tetapi saat ini Covid, maka kita gunakan sebagai pusat karantina Covid. Karena letak pusat karantina ini ada di Sungai Siring, maka gedung ini juga nantinya akan dikelola oleh Puskesmas Sungai Siring,” terang Ismid.

Ismid juga menambahkan, kondisi gedung saat ini dapat menampung 20 hingga 30 pasien dan pusat karantina ini hanya merawat pasien dengan gejala ringan dan sedang.

Selain meresmikan Gedung Pusat Karantina di Sungai Siring, sebelumnya Jaang juga meninjau gedung puskesmas yang berada di Bengkuring. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.