- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

Rekrut Pekerja TA Positif Corona, Disnaker Klaim Pupuk Kaltim Tak Langgar Aturan

INTREN.ID, BONTANG – Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, Ahmad Aznem menyebut tidak ada aturan yang dilanggar PT Pupuk Kaltim dalam perekrutan pekerjaan Turn Around (TA). Yang kemudian diketahui positif mengidap virus corona baru (Covid-19).

Kata dia, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Perekrutan dan Penempatan Tenaga Kerja, diatur bahwa perusahaan di Bontang harus mempekerjakan 75 persen tenaga lokal.

“Dalam pengerjaan turn around (TA) Pabrik 1 PT Pupuk Kaltim, dari 700 tenaga yang dibutuhkan, hanya 33 orang warga luar Bontang yang didatangkan, mereka adalah tenaga ahli,” ujarnya, Jumat (19/6/2020) saat menggelar konferensi pers di Ruang Pertemuan Disnaker bersama Sekper Pupuk Kaltim, wakil Ketua DPRD Bontang, dan tim gugus Covid-19 Bontang.

Kata dia, pihak perusahaan sejauh ini selalu berkoordinasi dengan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dan Disnaker Bontang. Terkait penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi tenaga yang didatangkan ke Bontang.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan (Sekper) Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo memaparkan, kebutuhan dan seleksi pekerja TA pabrik Pupuk Kaltim diserahkan kepada sub kontraktor pemenang tender. Sehingga Pupuk Kaltim tidak melakukan perekrutan secara langsung.

- ADVERTISEMENT -

“Kami tenderkan pekerjaannya. Jadi kami tahunya pekerjaan harus selesai,” terangnya.

Sementara di sisi lainnya, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, dr Bahauddin memaparkan, seluruh pekerja ahli yang didatangkan dari luar Bontang tidak bisa serta merta dipulangkan. Lantaran tidak mudah mendatangkan tenaga ahli. Namun sebelum bekerja mereka akan dites swab.

“Jika hasilnya negatif, maka diperbolehkan bekerja,” sebut Bahauddin. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.