Rakor Forkopimda Samarinda Digelar, Kompak Suarakan Protokol Kesehatan dalam Gelaran Pilkada

INTREN.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) melaksanakan rapat koordinasi dengan camat dan lurah se-Kota Samarinda menjelang pesta demokrasi. Mereka kompak menyuarakan protokol kesehatan pada pemilihan kepala daerah (pilkada).

Rakor ini diikuti Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Samarinda Sugeng Chairuddin, ketua DPRD Kota Samarinda Sugiono, ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat, ketua Bawaslu Abdul Muin, mewakili Kapolres Samarinda AKP Ricky, mewakili Dandim 0901/SMD Mayor Inf Munir, mewakili Dandenpom Mayor Cpm M Amin, serta camat se-Kota Samarinda di Hotel Grand Victoria, Rabu (02/12/2020) siang.

Sementara 59 lurah se-Kota Samarinda mengikuti secara virtual karena penting sebagai ujung tombak di masyarakat.

Sugeng dalam sambutannya menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada, tetap patuh dalam setiap tahapan.

“Pemerintah Kota Samarinda mengharapkan dengan adanya pilkada serentak 2020 untuk tetap menerapkan protokol kesehatan juga tetap menjaga juga patuh dengan nilai-nilai demokrasi yang ada,” ucap Sugeng.

Selain itu, ketua KPU Firman Hidayat berpesan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020, yakni calon wali kota dan wakil wali kota serta tim sukses agar menerapkan protokol kesehatan dalam berbagai kegiatan dan aktivitas. Sehingga upaya dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 agar dilaksanakan dengan baik.

“Mari saling menjaga untuk tidak tertular dan menularkan Covid-19, jangan sampai ada klaster penularan atau penyebaran dalam pelaksanaan pemilihan wali kota dan wakil wali kota tahun 2020,” ucap Firman.

Dia juga menegaskan, untuk kotak suara jangan sampai ada di rumah ketua dan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Selanjutnya ketua Bawaslu, Abdul Muin menyampaikan, kepada seluruh penyelenggara agar menyosialisasikan tahapan pilkada dan penerapan protokol kesehatan di dalam pelaksanaan pilkada.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya pelaksanaan pakta integritas yang harus dijalankan dalam pelaksanaan pilkada.

“Untuk saling mengingatkan, pakta integritas tetap dijalankan menerima sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku, apabila melanggar peraturan mengenai protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19,” tutupnya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.