Rakerda PDI Perjuangan Kaltim, Ajang Konsolidasi untuk Menjemput Kemenangan di Tahun 2024

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Di lima kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan berhasil menempatkan kadernya menjadi kepala daerah. Itu menjadi bekal bagi banteng moncong putih untuk memenangkan kontestasi 2024 mendatang.

Sabtu (26/6/2021), bertempat di Grand Tjokro Balikpapan, Jalan Marsma R Iswahyudi, Sepinggan, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDI Perjuangan Kaltim digelar. Hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim, Drs H Safaruddin beserta jajajaran pengurus provinsi, pengurus DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota, hingga organisasi sayap dan badan. Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur H Nababan juga hadir secara virtual.

Beberapa jagoan PDI Perjuangan di pemilihan kepala daerah (pilkada) tampak hadir. Ada Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi dan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah Adi Darma. Minus, Wakil Wali Kota Balikpapan yang belum ditunjuk usai meninggalnya Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan, Thohari Aziz. Serta absen pula Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Bupati Kutai Barat FX Yapan lantaran sakit.

Safaruddin memastikan, rakerda digelar dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. Anggota DPR RI Dapil Kaltim itu mengungkap, rakerda adalah membuat rencana kerja, membuat rencana-rencana strategis untuk memenangkan 2024 nanti.

“Rencana-rencana kerja yang kita buat harus betul-betul berorientasi pada kepentingan masyarakat banyak, dan bisa dirasakan oleh masyarakat banyak,” tegas anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia (HAM) itu.

Partai politik (parpol), sambung Safaruddin, adalah suatu wadah untuk berdemokrasi guna memilih pimpinan negara, pimpinan daerah, serta memilih wakil rakyat di tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, dan pusat. Di mana, tujuannya dalah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Tahun 2024 ada pilpres (pemilihan presiden), pileg (pemilihan legislatif), pilkada gubernur, dan pilkada kabupaten/kota. Kondisi saat ini, sudah bertambah. Jika dulunya Kubar dan Mahulu (menang). Sekarang bertambah. Kubar tetap, lalu ada Samarinda, Kukar, Bontang, dan Balikpapan,” tegas Kapolda Kaltim 2015-2018 itu.

Dengan modal kemenangan tersebut, Safaruddin menargetkan pada 2024 mendatang, terjadi peningkatan yang signifikan. “2024 meningkat kita. Baik legislatif tingkat II, tingkat I, dan DPR RI. Karena terjadi penambahan kekuatan di Kaltim,” bebernya.

Kendati demikian, target tersebut tidak bisa diperoleh secara instan. “Tapi itu semua harus kerja keras, bersinergi. Tidak ada cara lain untuk menghasilkan hasil maksimal, harus kerja keras. Pada rakerda harus menghasilkan rencana yang strategis, dan menjalankan dengan baik,” tutupnya.

Sebagai informasi, Rakerda PDI Perjuangan Kaltim mengambil tema: “Desa Kuat Indonesia Maju dan Berdaulat. Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara”. Rakerda digelar setelah seluruh DPC PDI Perjuangan menyelesaikan rapat kerja cabang (rakercab). Nantinya, hasil rakerda tersebut akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP PDI Perjuangan. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.