Punya Riwayat Diabetes, Pasien Corona Batam Asal India Meninggal

Kaki Diamputasi karena Gangguan Infeksi Penyakit Gula

INTREN.ID, BATAM – Pasien virus corona baru (Covid-19) di Kota Batam dengan nomor 32 yang merupakan warga negara asing (WNA) asal India dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (9/5/2020). Pasien 32 berinisial SAA itu meninggal sekira pukul 10.30 WIB setelah menjalani serangkaian perawatan di rumah sakit.

“Pasien atas nama Tuan SAA, sekira pukul 10.30 WIB, hari ini meninggal dunia di RSUD Embung Fatimah,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Kata Didi, pemakaman akan langsung dilakukan dengan mengikuti protokol Covid-19. Lokasi pemakamannya di Sei Temiang, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Batam.

Dijelaskan SAA telah menderita diabetes dan menjalani perawatan sejak 12 April 2020 di RS Swasta di Kawasan Lubuk Baja. Sehubungan dengan gangguan infeksi pada kaki kanannya akibat penyakit gula yang dideritanya dan dilakukan amputasi.

Pada 15 April 2020, SAA diperbolehkan pulang. Namun pada tanggal 29 April 2020, pasien tersebut dibawa ke RSUD Embung Fatimah dan menjalani serangkaian perawatan hingga meninggal dunia.

Pasien meninggal merupakan jemaah tabligh Akbar yang tiba di Batam pada tanggal 2 Maret 2020 lalu dan tinggal di rumah marbut Masjid Baiturrahman di Kecamatan Sekupang.

- ADVERTISEMENT -

Dari tracing close contact yang dilakukan pada pasien tersebut, didapat enam rekan WNA dan empat orang warga negara Indonesia (WNI) yang akhirnya di bawa ke RS Galang di untuk menjalani isolasi sejak 4 Mei 2020 lalu.

“Untuk hasil swab dari rekan almarhum belum keluar, hingga saat ini masih menunggu kabar dari tim analisis BTKLPP Batam,” ungkap Didi.

Meninggalnya SAA menjadikan jumlah pasien corona di Batam yang meninggal dunia berjumlah tujuh orang. Terdiri dari dua perempuan dan lima pria, dengan nomor pasien 01, 03, 04, 10, 11, 32 dan 35.

Sementara untuk pasien yang telah dinyatakan sembuh ada sebanyak 22 orang, terdiri dari 16 Wanita, dan 6 pria. Yaitu pasien-pasien dengan nomor pasien 02, 05, 07, 08, 09, 13, 14, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, dan 30. Dan masih ada sebanyak 10 pasien yang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan di Batam, dengan nomor pasien 06, 12, 15, 31, 33, 34, 36, 37, 38 dan 39. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.