Puluhan Warga dari Sembilan Klaster Corona di Batam Jalani Karantina

INTREN.ID, BATAM – Sebanyak 57 warga dari sembilan klaster penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Kota Batam menjalani karantina di Rusunawa Tanjung Uncang, Kamis (14/5/2020). Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi menjelaskan, kondisi para warga tersebut dalam keadaan stabil dan tidak ada gangguan kesehatan.

Rudi menjelaskan, asal 57 orang dari sembilan klaster tersebut yaitu masing-masing satu orang dari Pelabuhan Batam Center, klaster Bengkong, klaster Batu Ampar, klaster Tanjung Buntung, dan pekerja migran Indonesia (PMI) tangkapan Teluk Tering.

Kemudian, PMI tangkapan Badan Keamanan Laut (Bakamla) sebanyak 19 orang, klaster jemaah tablig asal India sebanyak enam orang, klaster Batam Kota empat orang, dan klaster MC Dermott 23 orang.

β€œTotalnya, 51 laki-laki dan enam perempuan,” kata Rudi.

Dia menerangkan, saat menjalani isolasi di Rusunawa tersebut, seluruh warga rutin diberikan vitamin. Menjalani pemeriksaan suhu badan hingga disiplin menggunakan masker.

Bahkan pihaknya juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di ruangan untuk memastikan tidak ada penularan jika ada warga yang postif Covid-19.

- ADVERTISEMENT -

“Beberapa sudah kami pulangkan. Yang masih tersisa saat ini sebagian sudah negatif dan sebagian lagi masih menunggu hasil swab,” ungkapnya.

Sesuai data, klaster MC Dermott sudah dilakukan pemeriksaan swab 13 Mei. Warga yang punya riwayat kontak dengan pasien Covid-19 ini akan dikarantina hingga hasil swab keluar. Dan ada juga yang hasilnya negatif tetapi tetap tinggal di lokasi karantina.

“Seperti jemaah tablig asal India. Mereka di sana sambil menunggu kepastian kepulangan ke India melalui Jakarta,” kata Rudi.

Kemudian ada lagi anak tujuh tahun asal klaster Bengkong yang merupakan yatim yang tetap dilakukan karantina meskipun hasil swab sudah keluar negatif. Hal itu mempertimbangkan kemanusiaan agar anak tersebut bisa terawat.

“Untuk anak ini belum dipulangkan karena tidak ada orang di rumahnya. Tiga saudaranya masih diisolasi di RSUD Embung Fatimah dan ibunya masih di Malaysia,” ucap Rudi. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.