Pramuka Sepaku Sambangi Desa Sumber Sari, Berikan Bantuan untuk Korban Terdampak Banjir

INTREN.ID, PENAJAM – Pramuka Kwartir Ranting Sepaku bergerak galang dana dan obat-obatan untuk banjir di Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara. Sabtu (16/10/2021), donasi diserahkan ke Pemerintah Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu.

Aksi sosial Pramuka Peduli ini dilakukan sejak 9 Oktober lalu di sejumlah titik ramai ruas jalan di Sepaku.

Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Sepaku (Kwarran Sepaku), Riski Maulana mengatakan, aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Terlebih lokasi banjir terdekat ada di Desa Sumber Sari.

“Bentuk empati kami. Kita satu wilayah. Harus bantu. Mereka kena dampak. Ini inisiatif kakak-kakak DKR (dewan kerja ranting) juga,” sebutnya.

Setelah melakukan koordinasi di jajarannya, aksi penggalangan langsung dilakukan. Puluhan anggota Pramuka, baik unsur DKR maupun ambalan se-Kecamatan Sepaku bergerak menggalang dana. Di antaranya di depan SPBU Bukit Raya, depan Indomaret Suka Raja, maupun di jembatan batas desa Bukit Raya dan Suka Raja.

“Kami serahkan langsung ke lokasi bersama beberapa perwakilan DKR. Langsung ke sana agar dapat melihat langsung dampak banjir yang menimpa warga,” ucap Riski yang juga Kepala Desa Suka Raja ini.

Inisiator aksi lapangan, Elok Ayu Kusumawati mengungkapkan, sejauh ini sudah terkumpul donasi berupa uang tunai, dan berupa barang. “Sementara, yang barang berupa obat-obatan dan vitamin untuk lansia maupun anak-anak. Uang tunainya dibelanjakan bahan makanan,” ungkap siswi SMK Negeri 1 PPU ini.

Yang jelas bentuk donasi yang akan diserahkan langsung ke lokasi terdampak, menyesuaikan apa yang paling dibutuhkan warga terdampak banjir di lokasi tersebut. Selain penggalangan langsung, Kwarran Sepaku juga berkoordinasi dengan sejumlah pelaku usaha apotek yang ada di wilayah Sepaku. Donasi obat-obatan untuk anak, lansia, dan dewasa di antaranya diberikan oleh Apotek Radiya Farma yang dimiliki oleh Denok Wahyuni.

“Harapan kami pemberian donasi ini dapat membantu pemerintah setempat untuk didistribusikan ke warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Sekadar diketahui, banjir di desa bekas transmigrasi ini akibat limpasan air dari desa terdekat, yaitu Sebakung V, Kecamatan Long Kali, yang letaknya sama-sama pada hilir Sungai Telake.

Sekretaris Desa Sumber Sari, Arif Suryawan mengungkapkan, sebanyak 490 dari 533 kepala keluarga terdampak banjir. Selain itu, sekitar 50 hektare perladangan warga ikut kebanjiran.

“16 RT. Perladangan juga. Tanaman semangka di antaranya. Untungnya persawahan, sudah lewat musim panen,” sebutnya. Saat ini kondisi di Sumber Sari kembali normal. Banjir surut, dan warga yang sempat diungsikan ke gedung serbaguna, sudah dipulangkan. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.