Positif Corona Bertambah Meski Klaster Ditutup, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan Batam

INTREN.ID, BATAM – Sejak Senin (29/6/2020) lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak lagi mengembangkan penelusuran kontak atau tracing klaster penyebaran virus corona baru (Covid-19). Pasalnya orang-orang yang dianggap telah melakukan close contact dengan pasien positif telah mendapat penanganan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengungkapkan, klaster terakhir di Batam merupakan PT FCS yang terletak di kawasan industri Kabil. “Lebih dari 60 orang telah kami swab setelah satu TKA terkonfirmasi positif dan kami dapatkan lima pasien baru, selebihnya negatif,” ucapnya.

Dengan tidak ditemukan lagi pasien baru, artinya klaster tersebut tidak bisa dikembangkan lagi. Sedangkan untuk para kru kapal yang bersandar di area Sekupang, telah dilakukan swab oleh KKP Batam dan didapat empat pasien baru. Tidak ditemukan lagi adanya penambahan pasien.

Namun kendati klaster dan  telah berhenti, tapi masih ada beberapa kasus baru di kota Batam, seperti pasien 221,222, 223, 225 dan 227 yang terkonfirmasi pada tanggal 30 juni 2020 lalu. Didi menyampaikan hal tersebut masuk ke dalam golongan pasien komunitas. Untuk jumlah pasien komunitas hampir mencapai 10 persen dari total pasien di Kota Batam.

“Untuk sumber pasien komunitas tersebut bermacam-macam, seperti yang melakukan swab secara mandiri guna penerbangan ataupun pekerjaan,” ungkap Didi.

Sementara para pasien yang saat ini masih dirawat terpantau dalam keadaan stabil dan didominasi masuk ke dalam golongan Orang Tanpa Gejala (OTG). Dengan jumlah pasien yang masih dirawat sebanyak 39 orang. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.