Polresta Barelang Bakal Tindak Tegas Warga yang Masih Berkumpul

Bisa Diancam Pidana Satu Tahun Penjara atau Denda Rp 1 Miliar

INTREN.ID, BATAM – Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan bakal menindak tegas warga yang tidak mengindahkan imbauan dari pemerintah. Yaitu imbauan untuk melakukan Social Distancing maupun Physical Distancing sebagai upaya pencegahan penularan virus corona baru (Covid-19).

Tindakan tegas yang dilakukan sesuai dengan maklumat dari pihak Kapolri Mak/2/III/2020. Salah satu isinya menginstruksikan personel kepolisian untuk menindak tegas pihak yang masih membuat acara dan melibatkan banyak orang di tengah wabah Covid-19 ini.

Purwadi menjelaskan, dalam penertiban ini kepolisian akan terlebih dahulu memberikan imbauan kepada warga yang masih berkumpul untuk segera membubarkan diri. Namun jika masih mengulanginya, tindakan tegas baru akan dilakukan.

“Pelaku bisa dijerat dengan Undang-Undang (UU) Karantina, dengan acaman pidana 1 tahun penjara, atau denda Rp 1 milliar,” kata Purwadi, Kamis (2/4/2020).

Dijelaskan, UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan, pasal 9 Kesehatan menyatakan bahwa setiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan. Serta berkewajiban ikut serta dalam penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Dalam hal ini pihaknya tidak melarang para penjual makanan untuk berjualan. Namun dengan syarat makanan tersebut harus dibungkus. Hal itu untuk menghindari masyarakat berkumpul dengan jumlah yang banyak.

“Jualan dan makannya tidak dilarang, hanya saja berkumpulnya itu yang harus kita tiadakan,” ujarnya.

Kata Purwadi, pihaknya tidak membatasi jadwal operasional mal atau tempat keramaian lainnya. Karena hal itu menjadi kebijakan dari masing-masing pengelola.

“Saat ini para pengelola tempat perbelanjaan juga sudah memperpendek jam operasionalnya. Ini sebagai bentuk pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19,” ungkapnya.

“Namun untuk minimarket atau supermarket yang menjual berbagai kebutuhan pokok, itu harus diperpanjang jam bukanya,” tambah Purwadi. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.