Polisi Bekuk Kurir Sabu-Sabu dalam Bungkus Teh di Bintan

Amankan 20 Paket dengan Berat Satu Kilogram

 

INTREN.ID, BATAM – Seorang kurir sabu-sabu seberat satu kilogram berhasil dibekuk Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri dan Tim Gabungan Ditpolairud Baharkam Polri. Sang kurir ditangkap di Teluk Bakau, Gn Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Kabid Humas Polda Kepri Harry Goldenhardt menyampaikan, penangkapan dilakukan pada Jumat, (3/4/2020). Tim 8002 dari Baharkam Polri melaksanakan patroli perairan di Selat Riau setelah adanya laporan dari masyarakat tentang seorang pria yang dicurigai pengguna narkoba.

“Kami menerima informasi dari masyarakat. Adanya orang asing yang melakukan tindak mencurigakan di area sekitar. Untuk memastikannya, kami langsung terjunkan anggota,” kata Harry.

Setelah melakukan patroli dan pemantauan, sekira pukul 08.04 WIB tim tiba di lokasi dan menjumpai orang yang diduga sebagai pengguna itu. Setelah melakukan pemeriksaan, anggota patroli mendapati 20 paket kristal putih sabu-sabu dengan berat satu kilogram.

- ADVERTISEMENT -

Sabu-sabu itu dibungkus menggunakan teh cina warna Gold merek Guan Yinwang yang dimasukkan ke dalam tas selempang milik tersangka berinisial RA yang baru berusia 20 tahun.

Bersamanya, tim juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti di antaranya alat kontrasepsi sebanyak 20 pcs, timbangan digital, smartphone, tas selempang, lakban, dompet hingga beberapa kartu SIM ponsel.

“Pelaku telah kami amankan dan kini Baharkam Polri melimpahkan perkara tersebut kepada Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri. Selanjutnya Penyidik Subdit III Ditresnarkoba Polda kepri melakukan pengembangan terhadap tersangka yang telah diamankan,dan beberapa orang yang kini menjadi DPO,” ungkapnya.

RA akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika akan dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, sub Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.