Pilkada Batam: Lukita-Basyid Makin Siap, Golkar Masih Survei Bakal Calon

INTREN.ID, BATAM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batam akan digelar 9 Desember mendatang. Dari sekian nama yang dikabarkan akan bertarung, baru pasangan Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid Has yang sudah muncul. Sedangkan calon lainnya masih sekadar isu.

Pasangan Lukita-Basyid didukung oleh koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan keduanya sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang dilaksanakan DPP PKB.

“Bismillah Alhamdulillah, hari ini saya dan Bapak Lukita Dinarsyah Tuwo mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam periode 2020-2024 yang dilaksanakan oleh DPP PKB secara daring,” ujar Basyid, dikutip melalui akun media sosialnya.

Dia pun meminta doa dari masyarakat Batam. “Mohon doa bapak/ibu, semoga menjadi asbab keberkahan perjuangan kita bersama untuk mewujudkan Batam lebih baik,” sambungnya.

Sudah 17 kursi dikantongi Lukita-Basyid. Ini menjadi modal utama pasangan tersebut untuk ikut kontestasi. Apalagi, koalisi PDIP, Gerindra, dan PKB terjalin erat di seluruh pilkada yang digelar di Kepri. Mulai dari level provinsi maupun kabupaten/kota.

Memang, tidak menutup kemungkinan partai politik (parpol) lain akan bergabung. Atau bisa juga akan memunculkan poros sendiri. Namun yang pasti, jika telat mendeklarasikan, bakal ketinggalan start.

Pasangan Lukita-Basyid memang selangkah lebih maju. Saat ini konsentrasi mereka adalah sosialisasi kepada masyarakat. Tidak lagi berkutat pada persoalan perahu mana yang akan dipakai. Berbeda dengan kandidat dan parpol lain yang masih kasak-kusuk dalam menentukan arah politik.

- ADVERTISEMENT -

Golkar Masih Survei

Salah satu parpol besar yang belum mendeklarasikan jagoannya adalah Golkar. Kendati demikian di Batam, Golkar memunculkan nama Ruslan Ali Wasyim, Taba Iskandar, dan Haris Lambey. Ketiganya masih akan disurvei setelah diusulkan dalam rapat pleno Golkar Kepri di Aston Hotel Batam & Residences, Sabtu (6/6/2020) lalu.

“Kami masih melakukan survei. Survei dilakukan untuk menentukan bakal calon dan arah koalisi. Nanti akan kami umumkan,” kata Achmad Ma’ruf Maulana, ketua DPD Golkar Kepri.

Di Batam, Golkar sudah punya modal 7 kursi. Butuh 3 kursi lagi untuk bisa mengusung sepasang calon. Jika ingin mengusung jagoan sendiri, pilihannya tinggal berkoalisi dengan Nasdem (7 kursi), PAN (5), PKS (5), Hanura (4), Demokrat (3), serta PPP dan PSI dengan masing-masing 1 kursi.

Sementara PDIP (8 kursi), Gerindra (6), dan PKB (3) sudah punya jagoan sendiri. Kecil kemungkinan bisa memecah koalisi yang karib disapa Koalisi Duta Mas ini. Kecuali jika Golkar tidak punya kandidat, dan memilih bergabung dengan koalisi ini. (***)

 

Reporter: Agung Maputra

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.