Pilgub Kepri: Isdianto Dapat Tiket Hanura, Berharap Dukungan Golkar dan Nasdem

INTREN.ID, BATAM – Laju Plt Gubernur Kepri, Isdianto untuk ikut kontestasi pemilihan gubernur (pilgub) kali ini mulai terbuka. Tiga kursi berhasil didapat adik kandung mantan Gubernur Kepri, (alm) HM Sani itu.

Isdianto resmi mendapat rekomendasi dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Melalui Surat Tugas Nomor 98/TPP/DPP-Hanura/III/2020, Isdianto ditugaskan untuk melakukan konsolidasi dengan DPD dan DPC Hanura di provinsi yang terletak di Selat Malaka ini.

Tak hanya itu, Hanura juga memerintahkan Isdianto untuk menyiapkan koalisi partai pendukung guna memenuhi syarat pendaftaran. Di DPRD Kepri, Hanura meraih tiga kursi. Artinya masih kurang minimal enam kursi lagi untuk ikut kontestasi.

“Memang benar bahwa Hanura mendukung saya di Pilgub Kepri,” kata Isdianto. Saat ini, lanjut dia, komunikasi dan konsolidasi terus dilakukan olehnya.

Dua partai politik (parpol) besar di Kepri, Golongan Karya (Golkar) dan Nasional Demokrat (Nasdem) terus dijajaki. “Saya masih terus berkomunikasi dengan Golkar dan Nasdem. Semoga dua partai ini mendukung saya nanti,” katanya.

Ditanya terkait wakil, dirinya tengah melakukan survei untuk menentukan pasangan yang akan mendampinginya. Ada dua nama yang digadang-gadang akan berpasangan dengan Isdianto. Yakni anggota DPR RI Ansar Ahmad atau Marlin Agustina yang notabene istri dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

- ADVERTISEMENT -

“Semua masih disurvei,” katanya.

Sejauh ini, hanya koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sudah memastikaan mengusung Soerya Respationo-Iman Sutiawan untuk berlaga di Pemilihan Gubernur Kepulauan Riau (Pilgub Kepri).

Namun beberapa kemungkinan masih saja terjadi. Karena jika dikalkulasi, perolehan kursi PDIP (8), Gerindra (4), dan PKB (3) berjumlah 15 kursi. Masih ada 30 kursi lagi yang bisa diperebutkan.

Selain Hanura yang sudah dipegang Isdianto, masih ada Partai Golkar dengan 8 kursi, Nasdem yang punya 6, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 6 kursi, Demokrat (4), Partai Amanat Nasional (PAN) yang punya 2 kursi, serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 1 kursi. (***)

 

Reporter: Agung Maputra

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.