Perusahaan Diminta Wajibkan Karyawan Pakai Masker

Pencegahan Virus Corona, Disnaker Batam Bakal Lakukan Sidak

INTREN.ID, BATAM – Semua karyawan perusahaan diminta untuk mengenakan masker kala bekerja. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Batam, Rudi Sakyakirti dalam Surat Edaran (SE)  kepada seluruh pimpinan perusahaan di Batam,

SE bernomor B.315/TK-4/PPHI/IV/2020 itu menyatakan, setiap perusahaan di Batam diminta mewajibkan karyawannya menggunakan masker pada saat bekerja. Pemberlakuan wajib masker di lingkungan perusahaan mulai berlaku Senin (6/4/2020) lalu.

“SE ini merujuk pada Surat Imbauan Wali Kota Nomor 263 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko penularan infeksi Covid-19 dan surat Disnaker Kota Batam Nomor B. 301/TK-4/PPHI/II/2020 Tanggal 26 Maret 2020, tentang laporan pelaksanaan surat imbauan wali kota tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi Covid-19,” ungkap Rudi.

Meski wajib, namun Rudi tidak mengharuskan penggunaan masker jenis tertentu kepada para karyawan saat bekerja atau beraktivitas diluar ruangan. Hanya saja Rudi menyarankan untuk menggunakan masker berbahan kain, agar bisa dipakai berulang kali setelah dicuci bersih.

“Ini hanya penekanan atas imbauan dari Pemerintah RI untuk wajib menggunakan masker saat berada di luar ruangan. Untuk teknisnya kami serahkan kepada perusahaan Masing-masing,” sebutnya.

- ADVERTISEMENT -

Pun demikian, Disnaker melalui Tim gugus tugas pencegahan penyebaran Covid-19 Batam juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa perusahaan terkait SE kewajiban penggunaan masker.

Meski sudah diberlakukan, namun imbauan wajib masker itu rupanya belum dijalankan secara keseluruhan oleh perusahaan di Kota Batam. Sebagaimana disampaikan Fani, salah seorang karyawan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur di kawasan Batamindo Industrial Park.

“Kalau imbauan dari perusahaan memang sudah ada, tapi tidak ada masker yang disediakan. Jadi kami cari sendiri dan hanya bisa mendapatkan masker jenis kain, bukan masker yang di sarankan oleh Dokter (masker bedah atau N95),” tutur Fani. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.