- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

Perbolehkan Konser Saat Kampanye, BMI Sebut KPU Tak Paham Krisis Covid-19

INTREN.ID, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menjadi perhatian publik. Lantaran salah satu komisionernya memperbolehkan para calon pemimpin daerah melakukan kampanye dengan menyelenggarakan konser musik di tengah pandemi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Wasekjen Bintang Muda Indonesia (BMI) Aditiya Utama menilai, pernyataan tersebut merupakan bentuk ketidakpahaman penyelenggara pemilu atas kondisi negara saat ini.

“Tolong agar KPU memihak pada segala upaya pencegahan penyebaran virus yang telah dilakukan masyarakat. Ini tanggung jawab kita bersama baik penyelenggara maupun peserta Pemilu,” ujar Aditiya, Rabu (16/9/2020).

Sayap Partai Demokrat itu menilai justru kita harus mendukung agenda besar penghentian penyebaran virus covid-19. Berupa penyelenggaraan Pilkada yang dilaksanakan dengan menjaga protokol kesehatan secara ketat, terlebih setelah beberapa kandidat dinyatakan positif Covid-19.

“Masih banyak cara kreatif lain untuk berkampanye tanpa sedikit pun mengurangi esensi berdemokrasi dan tanpa harus menanggung resiko terpapar virus Covid-19,” tuturnya.

- ADVERTISEMENT -

Kata Aditiya, perjuangan melawan covid-19 adalah perjuangan orang-orang yang sama bobot perjuangannya agar demokrasi tumbuh dengan baik di daerah. Jadi memperketat penjagaan protokol kesehatan sama pentingnya dengan suksesnya Pilkada.

“Jika penyelenggaraan Pilkada tahun ini dinilai masih ada persoalan regulasi yang tidak kontekstual terhadap kondisi negara hari ini, maka lebih baik Pemerintah segera mengeluarkan peraturan pemerintah yang menegaskan pentingnya menjaga protokol Covid-19 di saat Pilkada berlangsung,” ungkapnya.

Jadi, kata Aditiya, KPU jangan hanya berpatokan pada regulasi yang berbicara boleh dan tidak bolehnya konser musik itu diselenggarakan. Tetapi harus juga melihat pada situasi yang sedang dihadapi negara sekarang.

“Kita sedang sama-sama berjuang melawan Covid-19, jadi berpikirlah lebih jernih di tengah situasi krisis seperti ini dan segera cari jalan keluarnya agar rakyat tidak perlu menanggung resiko lebih berat,” tegas Aditiya. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.