Peran Guru di Tengah Pandemi Begitu Besar, Andi Faiz: Mari Bahu-membahu Pulihkan Pendidikan di Kota Bontang

INTREN.ID, BONTANG – Pandemi Covid-19 meluluhlantakkan semua sektor. Tidak hanya sektor ekonomi yang terimbas, dunia pendidikan pun terdampak. Kota Bontang menjadi satu di antara yang merasakan dahsyatnya pagebluk virus beralias corona itu.

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengungkapkan, kendati terkena dampak luar biasa, namun penyelenggaraan pendidikan tetap berjalan. Dua tahun berlalu, kebutuhan anak-anak akan pendidikan tetap terpenuhi.

“Kita semua merasakan, bagaimana dunia pendidikan terdampak pandemi. Meskipun ada pembatasan-pembatasan demi mencegah penyebaran virus, namun kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan. Sehingga, generasi penerus bangsa tetap meperoleh hak untuk mendapatkan pendidikan,” kata Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bontang itu.

Menurut politisi muda yang karib disapa Andi Faiz itu, terselenggaranya pendidikan tidak terlepas dari peran besar para guru. Dia pun mengapresiasi beragam inovasi, kreativitas, dan dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa itu dalam berjuang memulihkan pendidikan.

“Kita tidak bisa membayangkan. Hanya dalam waktu singkat, seluruh guru dituntut untuk mengubah pola belajar-mengajar demi mewujudkan kecerdasan bangsa. Dari belajar tatap muka menjadi belajar online. Belum lagi menyiapkan materi dan metode belajarnya. Bakti dan dedikasi guru begitu besar,” tambah Ketua Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Bontang itu.

Dia pun menunjukkan komitmennya dalam rangka memajukan sektor pendidikan di Kota Taman. Andi Faiz selaku ketua dewan pun terus mengingatkan pemerintah untuk memprioritaskan alokasi anggaran 20 persen pendidikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang.

“Pengalokasian 20 persen dari APBD untuk pendidikan menjadi komitmen saya dan teman-teman di dewan, sesuai ketentuan pusat. Karena di dalamnya ada alokasi anggaran untuk guru. DPRD Kota Bontang akan terus mengawal alokasi anggaran 20 persen untuk pendidikan itu,” tegasnya.

Oleh karenanya, lanjut Andi Faiz, melalui momen Hari Guru Nasional 25 November 2021, dia mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan perjuangan tak kenal lelah para guru dalam rangka memulihkan sektor pendidikan. Dia berharap, bakti guru dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas.

“Kepada seluruh guru di Kota Bontang, Selamat Hari Guru Nasional. Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan. Mari bahu-membahu pulihkan pendidikan di Kota Bontang,” tutup Andi Faiz. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.