Penyebaran Corona Sudah Klaster Tiga, Batam Bisa Ajukan PSBB

Setelah Penambahan Dua Kasus Positif Nomor 16 dan 17

INTREN.ID, BATAM – Batam dianggap bisa mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona baru (Covid-19). Ini dikarenakan adanya penambahan dua kasus Covid-19 dengan nomor 16 dan 17 yang merupakan klaster ketiga.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kadinkes kota Batam Didi Kusmarjadi, dalam telekonferensi bersama rekan media pada Rabu (15/4/2020) kemarin. Didi menjelaskan riwayat perjalanan Pasien nomor 16 yang kini berstatus positif Covid-19 setelah menjalani tes swab.

Pasien nomor 16 adalah seorang perempuan, anggota tim medis berinisial TK (38). Dia terpapar setelah mengobati pasien nomor 09 yang sebelumnya mengeluh sakit di bagian gigi. Diketahui pasien nomor 09 merupakan anak dari pasien nomor 08.

“Sementara pasien nomor 17 terinfeksi dari pasien nomor 08 yang merupakan rekan satu kerjanya,” ucap Didi.

Dengan adanya penyeberangan hingga mencapai klaster ketiga ada kontak sekunder, hal tersebut sudah memenuhi persyaratan pengajuan PSBB untuk Kota Batam. Meski demikian, ada persyaratan lain mengenai PSBB yang telah dituangkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB.

Syarat lain itu antara lain adalah penambahan jumlah kasus dan/atau jumlah kematian akibat penyakit meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah. Dan terdapat kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain.

Adapun pengajuan PSBB tersebut telah dilakukan Wali Kota Batam Muhammad Rudi kepada PLT Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto. Saat ini masih akan dibicarakan lagi mengenai langkah selanjutnya, mengingat Batam telah menjadi zona merah penyebaran corona. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.