Penyaluran BPNT Harus Sesuai 6T, Jumlah Penerima Bantuan Mencapai 18,5 Juta Keluarga

INTREN.ID, SAMARINDA – Setelah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, Muhammad Sabani, Jumat (04/12/2020) malam, Sosialisasi dan Evaluasi Program Sembako Tahun 2020/2021 di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, berlanjut pada Sabtu (05/12/2020), dengan pemaparan dari sejumlah narasumber dari pusat dan provinsi, serta dirangkai diskusi dengan peserta.

Narasumber yang hadir adalah Sekretaris Ditjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial RI Nurul Farijati, Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono, dan kepala Dinas Sosial Kaltim HM Agus Hari Kesuma. Acara dipandu moderator Saprudin Saida Panda yang merupakan Kabid PFM Dinsos Kaltim.

Nurul mengatakan, untuk program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dilakukan perluasan kepesertaan dari semula 15,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi 20 juta KPM program sembako di tahun 2020. Tahun 2021, kepesertaan program sembako ditetapkan sebesar 18,5 juta KPM.

“Dalam rangka penanganan dampak pandemi, indeks program sembako BPNT ditingkatkan dari Rp 150 ribu per KPM per bulan, menjadi Rp 200 ribu per KPM per bulan. Anggaran program sembako BPNT tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp 44,7 triliun. Program ini harus tersalurkan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi atau biasa disebut 6T,” jelas Nurul.

Sementara, Tutuk yang menyampaikan materi tentang Elektronifikasi Penyaluran Bantuan Sosial, mengungkapkan ke depan akan menggelar focus group discussion (FGD) melalui daring yang diikuti stake holders terkait dari provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltim.

“Kita sama-sama mendiskusikan permasalahan yang ada di daerah terkait penyaluran bantuan sosial ini untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat yang memang membutuhkan bantuan sosial di masa pandemi Covid-19,” jelas Tutuk.

Hadir juga kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah H Elto yang sebelumnya menjabat Plt Kepala Biro Kesra Pemprov Kaltim, kepala Dinas Sosial, dan Kabag Kesra kabupaten/kota se-Kaltim, perwakilan Bulog dan Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara). (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.