Penundaan Tahapan Pilkada Serentak Munculkan Ratusan Ribu Pemilih Pemula

INTREN.ID, JAKARTA – Sebanyak 456.256 nama terdata muncul dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) tambahan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Data tersebut diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Kamis (18/6/2020).

Ketua KPU RI Arief Budiman mengungkapkan, mestinya penyerahan DP4 pemilih pemula dari Kemendagri ke KPU digelar pada 15 Juni 2020. Yaitu bertepatan mulainya tahapan. “Tetapi karena sesuatu hal KPU melakukan penyesuaian buat daftar kegiatan,” sebut Arief.

Adanya penambahan ini menjadikan jumlah DP4 Pilkada 2020 kini sebanyyak 105,852 juta pemilih. Lantaran Maret silam DP4 pilkada yang telah disampaikan Kemendagri berjumlah 105.396.460 jiwa.

Penyerahan DP4 Pemilih Pemula ini sendiri merupakan konsekuensi data tambahan akibat mundurnya pelaksanaan Pilkada menjadi 9 Desember 2020. Mendagri Tito Karnavian menyatakan, pemunduran jadwal dari rencana September 2020 ke Desember 2020 memunculkan adanya tambahan-tambahan pemilih yang potensial.

DP4 yang diserahkan itu adalah data tambahan yang dan dapat dipergunakan KPU dalam menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Serentak 2020.

“Data-data ini yang akan kami berikan melengkapi data yang sebelumnya sudah diberikan. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dalam rangka untuk melakukan validasi daftar pemilih sampai ke pemilih tetap nanti,” terang Tito.

Dia mengharapkan KPU selaku pengguna data bisa menjaga kerahasiaan dan hak privasi sesuai prinsip demokrasi. Apalagi belakangan sempat beredar kabar kebocoran data pemilih KPU. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.