Pengusaha Hutan Peduli Corona, Donasi Dukung Dokter dan Tenaga Medis

Sumbangkan Peralatan Kesehatan dan Bahan Kebutuhan Pokok

INTREN.ID, JAKARTA – Kepedulian terhadap pandemi virus corona baru (Covid-19) juga ditunjukkan para pengusaha hutan. Dalam hal ini, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menghimpun donasi dari anggotanya yang terdiri dari pemegang izin HTI, izin Hutan Alam (HA) dan izin Restorasi Ekosistem (RE).

Donasi ini dilakukan dalam rangka mendukung program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mempercepat penanganan dampak Covid-19. Bantuan dari para anggota APHI berupa masker, alat pelindung diri (APD) dan peralatan penunjang lainnya, disinfektan serta bahan kebutuhan pokok.

“Sumbangan peralatan kesehatan dan bahan kebutuhan pokok dari para anggota ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami, untuk mendukung program penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Indonesia, khususnya melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” kata Ketua Umum APHI Indroyono Soesilo pada penyerahan bantuan dari Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP/RGE Grup) dan Sinar Mas/APP Group di Jakarta, Selasa (21/04).

Dari RAPP/ RGE Group, donasi diberikan dalam bentuk natura berupa masker 20.000 pcs, baju hazmat
2.000 pcs, sarung tangan 40.000 pcs, dan kaca mata pelindung 100 pcs. Donasi dari Sinar Mas/APP dalam bentuk natura berupa masker sebanyak 40.000 pcs, minyak goreng Filma sebanyak 1.000 liter, dan paket obat-obatan herbal dari Tiongkok yang terbukti dapat mencegah pengembangan virus dan mengobati demam, batuk-pilek, tenggorokan kering serta hidung tersumbat.

Donasi juga disumbangkan oleh anggota APHI lainnya dari pemegang izin HA dan HTI dalam bentuk kebutuhan bahan pokok (sembako). Dalam tahap pertama, telah disiapkan bingkisan sembako sebanyak 300 paket. Bingkisan sembako ini akan terus ditambah jumlahnya, di mana saat ini sedang dalam proses pengepakan.

Direktur Utama RAPP Sihol Aritonang menuturkan, tugas para dokter dan tenaga kesehatan amat berisiko terpapar langsung Covid-19. Oleh karena itu, alat pelindung diri dan sarana kesehatan lainnya seperti masker, kaca mata pelindung dan sarung tangan, merupakan kebutuhan penting pada masa tanggap darurat ini.

“Kami mengupayakan peralatan pendukung dan pelindung diri untuk tenaga medis ini. Termasuk mendatangkan sendiri dari Tiongkok dengan pesawat terbang charter, karena para dokter, perawat dan teknisi medis sedang berjuang di garis depan saat ini,” sebut Sihol Aritonang.

- ADVERTISEMENT -

Dia menambahkan, untuk mendukung pemerintah dalam memenuhi sarana kebutuhan peralatan medis, pihaknya telah mengupayakan dari berbagai sumber. Baik domestik maupun dari luar negeri.

“Kami melalui Tanoto Foundation mengupayakan pengadaan alat-alat kesehatan tersebut dari berbagai sumber yang terpercaya dan telah kami salurkan ke berbagai pihak yang memerlukan, salah satunya APHI ini,” ungkap Sihol.

Sementara itu Direktur Asia Pulp dan Paper (APP) Sinar Mas Suhendra Wiriadinata menyatakan, dukungan tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan kepedulian. Dalam rangka membantu program penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, salah satunya melalui APHI.

“Bekerja sama Pemerintah Pusat, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementrian Kesehatan, Pemerintah Daerah dan institusi berwenang lainnya, kami terus memantau perkembangan serta situasi terakhir dari penyebaran Covid-19 ini. Kami akan mendukung penuh langkah- langkah dan program-program penanganan bencana yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” papar Suhendra.

Selanjutnya bantuan yang terkumpul akan diserahkan dan dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait. Khususnya dengan Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kementerian LHK dan untuk selanjutnya akan didistribusikan ke masyarakat baik di tingkat pusat, maupun di daerah melalui koordinasi Komda APHI dengan UPT Kementerian LHK maupun instansi terkait.

Selain itu, para anggota APHI juga telah melakukan aksi mandiri dengan memberikan bantuan sembako dan masker kepada masyarakat di sekitar areal kerjanya masing-masing. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.