Pengprov TI Kaltim Resmi Dilantik, Andi Harun: Perkembangan Taekwondo di Kaltim Mengalami Kemajuan yang Sangat Pesat

INTREN.ID, SAMARINDA – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI (Purn) HM Thamrin Marzuki resmi melantik jajaran Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kaltim masa bakti 2021-2025. Pelantikan dihelat di Hotel Mercure Samarinda, Selasa (21/9/2021) siang.

Pelantikan tersebut merupakan pengukuhan secara resmi, setelah sebelumnya sesuai dengan mekanisme organisasi, Pengprov TI Kaltim telah menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov) pada 11 April 2021 lalu. Di mana dalam Musprov tersebut, terpilih secara aklamasi Dr H Andi Harun sebagai Ketua Umum TI Kaltim menggantikan Karsono.

HM Thamrin dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terpilih dan dilantiknya Andi Harun sebagai Ketua Pengprov TI Kaltim beserta seluruh jajaran pengurus TI Kaltim periode 2021-2025. Dalam arahannya, dia menginstruksikan kepada Andi Harun untuk melaksanakan amanat kepemimpinan ini dengan berpedoman pada organisasi, sesuai yang tertuang di dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

“Laksanakan prinsip-prinsip tata kelola kegiatan Taekwondo sesuai dengan ketentuan yang telah dikeluarkan oleh PBTI sebagai dasar pijak kegiatan. Dan yang paling penting adalah tetap kobarkan semangat untuk selalu berusaha mencapai prestasi terbaik untuk Taekwondo Kaltim dengan pelibatan partisipasi semua pihak dalam suasana keharmonisan dan kebersamaan serta kegotong-royongan,” ujar HM Thamrin.

Selain itu, dia juga mengingatkan di tengah masa pandemi (Covid- 19 ini, pengurus harus terus melakukan kreativitas dan inovasi agar kegiatan Taekwondo aktif dan tata kelola organisasi terus berjalan dengan baik.

“Sudah banyak kejuaraan-kejuaraan yang digelar. Bahkan atlet-atlet kita banyak yang berprestasi di level kejuaraan internasional. Pola latihan dan pembinaan serta pengembangan sumber daya atlet, pelatih, dan wasit juga kita saksikan di berbagai daerah tetap berlangsung. Saya minta ini semua terus dijaga atmosfirnya. Termasuk yang dilakukan di Kaltim. Saya percaya dan yakin saudara Andi Harun beserta jajaran pengurus lainnya bisa melaksanakannya, dan saya yakin Taekwondo Kaltim akan semakin lebih baik ke depan,” ungkapnya.

PBTI meminta yang dilakukan terkoordinasi dengan baik sesuai dengan tata laksana atau standard operating procedure (SOP) pertandingan dan perizinan yang sudah sama-sama dipedomani. Karena semua kegiatan ada pertanggungjawabannya. Hal tersebut penting agar setiap kegiatan memiliki output dan outcome yang maksimal. Terutama menjaga agar api semangat dan atmosfir positif perkembangan Taekwondo, khususnya di berbagai daerah terjaga dengan baik secara sportif dan profesional yang dapat melahirkan sumber daya dan regenerasi atlet yang baik ke depan.

Sementara Andi Harun dalam sambutannya berjanji akan melaksanakan instruksi PBTI untuk meningkatkan sinergitas kerja sama dengan institusi terkait di Kaltim. Khususnya pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Perkembangan Taekwondo di Kaltim mengalami kemajuan yang sangat pesat, karena eksistensi Taekwondo Kaltim sampai saat ini masih terus memperoleh prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasionl. Pada laga PON (Pekan Olahraga Nasional) ke-20 yang akan dilaksanakan di Papua mendatang, atlet Taekwondo Kaltim akan mengirimkan enam poomsae dan 10 orang kyorugi,” ungkap Andi Harun yang juga Wali Kota Samarinda itu.

Pengurus PBTI Kaltim, kata dia, berkomitmen untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama agar mencapai prestasi yang optimal dengan memperhatikan beberapa faktor. Di antaranya faktor tempat atau perlengkapan yang baik, faktor atlet, pelatih, pengelolaan organisasi, dan partisipasi masyarakat.

“Mulai hari ini saya akan mengupayakan agar cabang olahraga ini mampu melaksanakan semua program kerja dengan seefektif dan seefisien mungkin,” tutupnya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.