- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

Pengabdian Mahasiswa UNRI Bantu Tim Pencegahan Covid-19 di Hinterland Batam

INTREN.ID, BATAM – Banyak relawan yang kini turut berpartisipasi membantu melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Begitupun dengan 10 mahasiswa asal Universitas Riau (UNRI) yang tergabung dalam tim relawan Covid-19 bersama Tim Pencegahan Penanganan Covid-19 Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.

Ketua Tim KKN Relawan Covid-19 Ode Asra menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk peran aktif mahasiswa dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Yang merupakan tindakan preventif lebih awal.

Meskipun berada di wilayah yang masih dapat dikatakan aman karena termasuk zona hijau, namun sebagai tindakan antisipasi maka pelaksanaan rapid test tetap dilakukan.

Ode bersama anggota KKN lainnya yang selalu mengikuti setiap kegiatan Tim Pencegahan Penanganan Covid-19 Kecamatan Belakang Padang mengungkapkan, telah banyak kegiatan yang dilakukan. Seperti pengecekan RDT yang telah dilakukan sebanyak empat kali selama KKN berlangsung.

Serta melakukan pengecekan suhu pengunjung yang datang di Pelabuhan Belakang Padang yang telah menjadi agenda rutin pihaknya.

“Kami juga telah melakukan kegiatan berbagi masker, menempelkan poster di tempat umum dan membagikan stiker yang berisi ajakan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Hingga membantu satgas kecamatan dalam membagikan sembako,” ucap Ode.

Bahkan lanjut Ode, pihaknya juga membantu satgas kecamatan yang di dalamnya termasuk pihak kepolisian dan Koramil. Untuk melakukan razia pada malam takbiran beberapa waktu lalu.

- ADVERTISEMENT -

Dia berharap dengan adanya kegiatan tersebut bisa menjaga status wilayah. Yaitu zona hijau untuk Kecamatan Belakang Padang dan untuk satgas tetap cepat dan tanggap dalam menghadapi pandemi ini.

Meskipun beberapa rekan mahasiswa bertempat tinggal di Batam sehingga mengharuskan untuk menyeberangi laut setiap harinya, namun tidak menjadi rintangan untuk mereka. Bahkan Ode bersama rekan-rekannya telah berencana melakukan program kerja lanjutan yaitu membuat foot press hand sanitizer dispenser.

“Kami harapkan ini bisa membantu masyarakat di Kecamatan Belakang Padang hingga ke beberapa pulau lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Belakang Padang Yudi Admajianto mengatakan, sasaran utama pada penyisiran kali ini adalah warga yang sering belanja sembako dan kebutuhan rumah tangganya di kawasan Kota Batam. Seperti di Kecamatan Batu Aji atau Sekupang.

Kegiatan yang dilakukan pada Rabu (24/6/2020) tersebut berhasil melakukan RDT terhadap 27 warga. Terdiri dari 17 warga Pulau Gare, 1 warga Pulau Lingke, dan 9 warga Pulau Bertam. “Ini bentuk deteksi dini yang bisa kami lakukan. Alhamdulillah hasil keseluruhannya menunjukkan non reaktif,” kata Yudi.

Selain pelaksanaan rapid test, tim medis juga memberikan edukasi tentang protokol kesehatan kepada masyarakat yang harus dipatuhi di masa pandemi Covid-19. Beberapa kegiatan lain tersebut sebagai bentuk upaya deteksi dini dalam pencegahan covid-19 masyarakat hinterland di Belakang Padang. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.