Pendukung Demokrat Kecewa Rekomendasi Pilkada Paser Bukan Diberikan pada Kader

INTREN.ID, PASER – Rekomendasi Partai Demokrat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) berujung kekecewaan. Para kader Partai Demokrat DPC Kabupaten Paser merasa kecewa atas rekomendasi yang tidak diberikan kepada kader partai.

Acong, kader yang sudah lama menjadi keluarga Partai Demokrat, mengungkapkan kekecewaan tersebut. Lantaran rekomendasi dalam pilkada di Kabupaten Paser telah ditetapkan namun bukan kepada kader partai sendiri.

Padahal berbagai kalangan di Kabupaten Paser telah menyampaikan dukungan dan sepakat mengajukan nama Andi Faisal Assegaf. Andi Faisal Assegaf diketahui merupakan kader Partai Demokrat sejak belasan tahun lalu.

Menurut Acong, dukungan tersebut disampaikan bukan tanpa perhitungan yang matang. Melainkan rekam jejak yang telah terukir di Kebupaten Paser maupun Kalimantan Timur (Kaltim).

Andi Faisal Asegaf merupakan Ketua DPC Partai Demokrasi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sejak tahun 2005 hingga 2016. Serta wakil ketua DPD Partai Demokrat Kaltim sejak tahun 2016 hingga 2021, membuatnya telah dikenal banyak kalangan.

“Kepedulian beliau yang tinggi, membuat masyarakat merasa dekat dengan Pak H Andi,” ucap Acong kepada intren.id, Kamis (3/9/2020).

Andi Faisal Assegaf saat ini merupakan anggota DPRD Kaltim aktif untuk kali kedua. Bahkan pada periode ini terpilih dengan suara cukup tinggi. Pada masa jabatannya, bantuan-bantuan pembangunan yang diperjuangkan melalui DPRD Kaltim untuk wilayah pedesaan sangat merata.

“Bahkan pada 2019 lalu, beliau berhasil memboyong bantuan keuangan dari provinsi Kaltim sebesar Rp 170 milliar untuk Kabupaten Paser. Ini suatu pencapaian yang sangat baik. Bahkan nilai itu melebihi bantuan keuangan dari Kaltim untuk Kota Samarinda sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan pemberian rekomendasi kepada bukan kader Demokrat, telah menyalahi pesan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Pasalnya AHY akan mengutamakan kadernya dalam pesta Demokrasi tahun 2020 ini.

Sebagaimana diketahui jumlah kursi di DPRD Kabupaten Paser adalah 30 kursi dan demokrat berhasil meraih 6 kursi. Salah satu anggota dewan yang terpilih adalah Noverie Amilia Parmiesca yang merupakan istri dari Andi Faisal Assegaf serta menjabat sebagai Bendahara DPC Partai Demokrat Kabupaten Paser.

“Partai Demokrat bisa mengajukan pasangan calon sendiri. Berdasarkan info yang didapat bakal pasangan calon Andi Faisal Asegaf adalah H Juhrisa Fahroji, mantan birokrat dan terkenal dekat dengan tokoh Agama dan masyarakat,” katanya.

Salah seorang tokoh masyarakat, Herman menyampaikan, kesepakatan dukungan yang telah diberikan bisa menjadi pertimbangan oleh DPP dalam pemberian rekomendasi.

Untuk itu seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat memohon kepada ketua umum Partai Demokrat AHY untuk dapat memberikan rekomendasi kepada Andi Faisal Asegaf yang didukung oleh seluruh PAC, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Untuk dapat maju dan memenangkan kursi Bupati Kabupaten Paser pada pilkada yang akan di gelar 9 Desember 2020 mendatang.

“Kami yakin mas AHY akan mendengar aspirasi kami dan merekomendasikan Andi Faisal Asegaf demi kejayaan Partai Demokrat dan mencegah terjadinya perpecahan di arus bawah,” ungkap Herman.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Paser, Abdullah menyampaikan, pada Pilkada Paser 2020 ini Partai Demokrat bakal mengusung bakal pasangan calon Alphad Syarif dan Arbaik M Noor.

Kini DPC Partai Demokrat Paser masih menanti keduanya mengoordinasikan penyelenggaraan deklarasi. Hal ini lantaran Alphad-Arbain bukan hanya diusung oleh Partai Demokrat, melainkan juga oleh sejumlah partai politik (parpol) lainnya.

Menurutnya, rekomendasi Partai Demokrat ini adalah hasil rangkaian kegiatan sebelumnya. Meliputi penjaringan bakal calon oleh tim yang dibentuk DPC Partai Demokrat. (***)

Reporter: Agung Maputra, Bambang

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.