Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u9471944/public_html/intren.id/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1178

Pemerintah Diminta Tangani Covid-19 Seperti Tanggap Darurat Bencana Alam

INTREN.ID, JAKARTA -Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menyarankan pemerintah menangani wabah virus Corona (Covid-19) seperti menghadapi tanggap darurat bencana alam. Menurut tokoh Partai Bulan Bintang (PBB) ini, apabila dana kesehatan tidak cukup, maka perlu dilakukan pembahasan untuk mengalokasikan dana tanggap darurat bencana alam untuk mengatasi wabah ini.

Saran Yusril ini merespon kebijakan Presiden Filipina Duterte yang melakukan “lockdown” terhadap Kota Manila. Seluruh aparat Pemerintah dan militer disiagakan penuh untuk membatasi gerak warga, menjadikan keadaannya mirip Italia.

“Langkah tegas Presiden Duterte adalah untuk menyelamatkan warga. Karena mereka mengakui bahwa fasilitas rumah sakit di Manila tidak siap untuk menampung warga jika terjadi lonjakan luar biasa penderita Covid 19 seperti di Italia. Mereka berprinsip mencegah lebih penting dari pada mengobati,” kata Yusril dalam keterangan resminya, Kamis (12/3/2020).

Menurut Yusril, Pemerintah Indonesia harus jujur dan berani seperti Duterte. Yaitu mengakui bahwa rumah sakit di negaranya belum siap menampung korban yang tiba-tiba melonjak. Sehingga mengambil langkah pencegahan yang maksimal. “Pemerintah kita harus berpikir dan bertindak cepat lakukan pencegahan dan siapkan fasilitas rumah sakit,” sebutnya.

Kata Yusril, pemerintah sejauh ini telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Namun, langkah darurat untuk mencegah penularan yang lebih banyak lagi adalah hal yang juga sangat penting. Apalagi lonjakan penderita tiap hari meningkat tajam.

“Apakah kita harus menunggu sampai kita tidak mampu lagi melakukan penanggulangan?” tanya Yusril.

Hal yang menakutkan, sambungnya, antara lain masih santainya sekolah-sekolah di Indonesia menghadapi ancaman Covid-19.. Kegiatan ekstrakurikuler masih digelar dan masif masih saja berlangsung, seolah-olah keadaan sedang normal. Yusril menilai pemerintah belum begitu serius dan maksimal mengantisipasi keadaan yang semakin hari semakin memburuk.

“Saya menyarankan agar Pemerintah menangani wabah Covid-19 mirip seperti kita melakukan tanggap darurat ketika kita menghadapi bencana alam. Semoga pemerintah kita segera bertindak cepat, lebih cepat dari apa yang ada pada hari ini. Semoga kita terhindar dari bencana yang lebih besar!” tandas Yusril. (***)

Reporter: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.